Agung Alit, salah seorang warga yang tinggal di pinggiran sungai, Jumat mengatakan, dulu warga sering memanfaatkan sungai ini untuk mandi dan mencuci.
"Tapi sekarang warga tidak berani, karena habis mandi badan langsung gatal-gatal. Apalagi airnya juga berbau tidak sedap," katanya.
Menurut Alit, pencemaran sungai ini makin bertambah selama tiga tahun terakhir yang berasal dari sampah rumah tangga.
Selain warga, ikan yang dulunya banyak terdapat di sungai ini juga terus berkurang bahkan sekarang jarang ada. (GBI/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.