Buleleng, Bali (ANTARA) - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Buleleng, Bali membangun dua unit rumah layak huni di Lingkungan Sangket, Kelurahan Sukasada dan di Banjar Dinas Tegal, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.
"Pramuka Buleleng kembali hadir di tengah masyarakat yang kurang beruntung melalui program Bumbung Kemanusian Pramuka Peduli Buleleng," kata Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Buleleng sekaligus Sekda Kabupaten Buleleng Gede Suyasa di Singaraja, Minggu.
Pembangunan rumah layak huni (RLH) merupakan program rutin dalam agenda Bulan Bakti Pramuka serangkaian Hari Pramuka Ke-64 tahun 2025 yang salah satu tujuannya adalah kepedulian untuk mengatasi kemiskinan ekstrim yang masih tercecer di Kabupaten Buleleng.
Adapun peletakan batu pertama pada program RLH tersebut menyasar lokasi pertama di Kelurahan Sukasada milik Ketut Tikunaya (55) dan lokasi kedua di Desa Sangsit milik Kadek Agus Mertayasa (42).
Suyasa menegaskan langkah yang dilakukan Pramuka Peduli sebagai perpanjangan dari aksi bumbung kemanusiaan yang tengah berjalan untuk mengumpulkan pundi-pundi donasi dari anggota pramuka sendiri maupun masyarakat.
“Kami melanjutkan program pramuka peduli melalui bumbung kemanusiaan yang hari ini mengambil lokasi di dua tempat untuk pembangunan rumah layak huni yaitu di Desa Sangsit dan Kelurahan Sukasada,” ujar dia.
Pihaknya menegaskan terkait proses menentukan lokasi bantuan yang diberikan, tentunya selalu memperhatikan ketentuan yang ada dan regulasi yang telah diatur sebelumnya.
“Kalau melihat dari tempat tinggalnya kurang layak untuk ditempati sampai punya anak lima, untuk itu Pramuka hadir dan juga membantu dengan program untuk membangun suatu rumah yang layak huni lengkap dengan toilet hingga posisinya lebih sehat, tidak lagi pagi-pagi mencari tempat untuk MCK (mandi cuci kakus)ditempat-tempat lain,” papar Suyasa.
Terkait program tersebut, pembangunan rumah layak huni telah digulirkan sejak 2022 lalu. Pada tahun ini merupakan pembangunan unit rumah ketujuh dan kedelapan melalui dukungan penuh dari anggota pramuka yang tersebar di setiap gugus depan, pengurus Kwartir Ranting dan Pengurus Kwartir Cabang.
“Kami Pramuka akan bekerja terus untuk membantu masyarakat semampunya dan tentu kita berharap bantuan ini bermanfaat sehingga sekarang memikirkan mencari penghidupan karena rumah sudah punya secara permanen,” ucap Suyasa.
Sementara itu, salah satu penerima yang berasal dari Banjar Dinas Tegal, Desa Sangsit, Kadek Agus Mertayasa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan Pramuka Buleleng yang sudah membantu keluarganya dalam pembangunan rumahnya.
"Kami dan keluarga ucapkan terima kasih kepada seluruhnya yang sudah memberikan bantuan rumah yang layak huni. Semoga kedepannya bantuan ini dapat terbantu bagi kami," tutupnya.
