Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, berupaya terus membangkitkan ekonomi lokal berbasis pertanian salah satunya melalui kegiatan Badung Promo Tani.

“Badung Promo Tani ini dirancang untuk mengintegrasikan sektor pertanian dengan pariwisata serta meningkatkan daya saing produk lokal,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, di Mangupura, Jumat.

Ia mengatakan kegiatan tersebut diselenggarakan dengan mempertemukan petani, pelaku UMKM pangan, dan konsumen guna memperkuat ekonomi lokal melalui sektor pertanian.

Kegiatan itu juga sekaligus jadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal. 

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa produk pertanian lokal Badung memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing, baik dari sisi mutu maupun harga,” kata dia.

Wayan Wijana menjelaskan selain memperkenalkan produk segar dan olahan pangan, Badung Promo Tani juga menjadi upaya sosialisasi kepada masyarakat agar semakin terbiasa mengonsumsi produk hasil petani lokal.

Pada pelaksanaannya sebanyak 30 kelompok tani dan UMKM pangan ikut berpartisipasi dengan memamerkan berbagai produk unggulan, mulai dari hasil pertanian segar hingga olahan pangan bernilai tambah. 

Produk-produk tersebut dipasarkan langsung dari petani sehingga kualitas terjaga dan harga lebih terjangkau dengan sasaran utama kegiatan adalah ASN dan masyarakat yang tinggal di sekitar Puspem Badung.

“Kedepannya Badung Promo Tani direncanakan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah promosi sekaligus distribusi hasil pertanian lokal,” jelas dia.

Wayan Wijana menambahkan sektor pertanian terbukti menjadi penopang ekonomi yang tangguh, khususnya saat pandemi COVID-19 melanda. 

Menurut dia, saat itu, di tengah melemahnya kondisi perekonomian masyarakat, sektor pertanian justru mampu bertahan dan tumbuh positif.

“Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting bahwa pertanian harus terus didorong, termasuk dengan melibatkan generasi muda agar mau menekuni sektor ini secara serius, tentu dengan memanfaatkan teknologi yang ada,” pungkas dia.



Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026