Denpasar (ANTARA) - PT Jasamarga Bali Tol (JBT) selaku pengelola Tol Bali Mandara mencatat sepanjang 2025 ruas tol itu telah dilalui 20 juta lebih kendaraan.

“Volume lalu lintas ruas Tol Bali Mandara mencapai 20.278.229 kendaraan, atau meningkat sebanyak 10,67 persen secara tahunan dibanding 2024,” kata Direktur Utama PT JBT I Ketut Adiputra Karang di Denpasar, Selasa.

Ia mengatakan jika dihitung lebih rinci, aktivitas ekonomi sosial masyarakat Bali membawa rata-rata 55.863 kendaraan melintas per hari baik melalui gerbang Benoa, Kuta, maupun Nusa Dua.

Ini menunjukkan adanya peningkatan dari sisi performa operasional, bahkan menurut Adiputra peningkatan juga terlihat dari sisi performa finansial.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 itu ia menyebut pengelola menorehkan pencapaian finansial yang solid dengan membukukan total pendapatan sebesar Rp216,4 miliar.

“Ini tumbuh sebesar 10,53 persen dibandingkan dengan perolehan 2024 yang tercatat sebesar Rp195,8 miliar,” ujarnya.

Sejalan dengan peningkatan pendapatan, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pengelola Jalan Tol Bali Mandara itu mencatatkan pertumbuhan Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) atau keuntungan murni sebesar Rp157,2 miliar.

Dari catatannya, nilai ini naik 15,69 persen dari capaian 2024.

“Tren positif ini mencerminkan peningkatan profitabilitas operasional yang didorong oleh efektivitas strategi bisnis, peningkatan mutu pelayanan, serta efisiensi biaya secara berkelanjutan,” tutur Adiputra.

Beberapa hal yang dilakukan untuk merespons tingginya kebutuhan masyarakat terhadap jalan tol 2025 lalu seperti mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kala itu Perseroan mengoperasikan tambahan dua unit Gardu Tol Otomatis (GTO) khusus kendaraan Golongan I (non-bus) di Gerbang Tol Benoa sejak 22 Desember 2025.

Selanjutnya terhadap kualitas infrastruktur, PT JBT melakukan program peningkatan mutu aset secara intensif, melalui sejumlah program strategis, akhirnya mereka berhasil memenuhi target Standar Pelayanan Minimum (SPM) sebesar 100 persen dan meraih Indeks Kepuasan Pelanggan sebesar 5,68 dari skala 6,00.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, serta menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi negeri, dan untuk informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas dan layanan Jalan Tol Bali Mandara masyarakat dapat menghubungi 24 Jam Jasa Marga di nomor 133,” ujarnya.

Pada RUPST 2025, Komisaris Utama PT JBT Lisye Octaviana turut hadir, bersama para perwakilan pemegang saham seperti PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Pemprov Bali, Pemkab Badung, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Pada kesempatan tersebut mereka turut melakukan pergantian jabatan, yaitu dari sebelumnya komisaris perseroan perwakilan Kabupaten Badung diisi oleh Kompyang Raka Swandika kini diganti oleh I Wayan Suweta.

“RUPS mengangkat saudara I Wayan Suweta sebagai komisaris perseroan yang merupakan perwakilan Pemkab Badung untuk jangka waktu terhitung sejak tanggal 01 Juni 2026,” kata Adiputra.

 



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026