Singaraja (ANTARA) - Pembangunan kawasan Titik Nol Singaraja di Kabupaten Buleleng ditargetkan rampung pada 12 Juli 2026.

Saat ini, tepatnya pada minggu ke-14, pengerjaan fisiknya telah mencapai 57,03 persen.

Kawasan ini akan menjadi wajah baru Kota Singaraja sekaligus pusat aktivitas masyarakat dan ruang publik yang cantik. 

“Pekerjaan yang sudah selesai di antaranya pengerjaan struktur, pengecatan, pemasangan batu andesit, genteng, serta pelinggih dan pagar,” kata Quantity Surveyor proyek, Bintang Jaka Pratama Afriansyah, di Singaraja, Buleleng, Kamis (29/5).

Menurutnya, pembangunan ini mengusung konsep dua gedung utama, yakni Gedung Laksmi Graha dan gedung galeri, yang masing-masing memiliki fungsi berbeda untuk menunjang kegiatan masyarakat dan pemerintah daerah.

Gedung Laksmi Graha nantinya akan difungsikan untuk menunjang kegiatan PKK Kabupaten Buleleng. Sedangkan gedung galeri akan dioptimalkan sebagai ruang pertemuan maupun area pameran bersama.

Ia menambahkan, selain mempercantik tata kota, keberadaan Titik Nol Singaraja ini diproyeksikan mampu membuka ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan sektor UMKM lokal.

“Ke depannya akan ada UMKM yang bisa masuk saat kegiatan pameran berlangsung. Tujuannya tentu untuk memberdayakan UMKM yang ada di Buleleng,” kata Bintang.

Sementara itu, dukungan terhadap proyek penataan ini juga datang dari warga setempat, Komang Sukemi. Ia menilai kehadiran ikon baru ini dapat mendongkrak daya tarik pariwisata di Bali Utara.

“Saya pribadi mendukung pembangunan kawasan Titik Nol Singaraja karena bisa membuat kota menjadi lebih tertata dan menarik untuk berkumpulnya masyarakat maupun wisatawan,” ujarnya.

Menurutnya, dampak terbesar dari proyek ini tidak hanya menyentuh sisi estetika wajah kota semata, melainkan juga berpotensi menghidupkan ekosistem ekonomi kreatif di sekitarnya.

Peluang usaha baru bagi masyarakat, seperti sektor kuliner, kerajinan UMKM, akan tumbuh seiring dengan tersedianya ruang publik yang nyaman.

"Kalau dikelola dengan baik, kawasan Titik Nol bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat dan meningkatkan daya tarik Singaraja ke depan," kata Sukemi.



Pewarta: Tim Redaksi Antara Bali
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026