Nusa Dua, Bali (ANTARA) - BUMN PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) menambah atraksi khusus yang menampilkan pertunjukan budaya Barongsai dan Kecak sebagai daya tarik wisatawan menyemarakkan liburan Imlek 2026 di Nusa Dua, Bali.
“Itu strategi kami dalam meningkatkan nilai destinasi menyeluruh,” kata Direktur Komersial dan Marketing ITDC Febrina Mediana di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis.
Pertunjukan seni budaya itu dijadwalkan tampil di Panggung Seni Taksu, Peninsula Island pada Jumat (13/2) yang diawali parade pukul 16.30 Wita dan dilanjutkan pementasan Kecak pukul 18.00 Wita.
Pihaknya juga menyiapkan sekitar 200 cokelat yang diberikan khusus kepada pengunjung guna menambah pengalaman memaknai peringatan Hari Kasih Sayang.
Sementara itu, sejumlah perhotelan di kawasan pengelolaan premium itu juga menampilkan atraksi barongsai serta hidangan khas Imlek Tahun Kuda Api.
Ia berharap tambahan atraksi tersebut menjadi daya tarik pengunjung dan tamu menginap di kawasan yang dikelola seluas sekitar 350 hektare itu.
Pasalnya, Februari juga menjadi periode musim landai pariwisata (low season) sehingga pelaku industri pariwisata harus menciptakan sajian kreatif guna mendorong perekonomian daerah.
Di kawasan pengelolaan itu terdapat sekitar 5.500 kamar tersebar di 22 hotel dan vila mewah.
Pada 2025, BUMN sektor pariwisata itu mencatat tingkat okupansi kamar mencapai rata-rata 76,93 persen.
Realisasi itu terbilang tetap positif dibandingkan 2024 mencapai 76,56 persen karena saat itu kebijakan efisiensi anggaran Pemerintah Pusat sehingga perjalanan dinas dan aktivitas konferensi atau wisata MICE pada awal 2025 menurun.
Sedangkan jumlah kunjungan di kawasan menunjukkan pertumbuhan yang meningkat sebesar 18,5 persen dari sekitar 3,2 juta kunjungan pada 2024 menjadi hampir 3,8 juta kunjungan pada 2025.
Selain Nusa Dua, kawasan pengelolaan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan di Golo Mori, Nusa Tenggara Timur (NTT) juga menyemarakkan musim liburan Imlek dengan sajian tematik untuk menarik minat wisatawan.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026