Bangli, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangli, Bali, memperkuat layanan terpadu berbasis digital untuk aparatur sipil negara (ASN) dan pensiunan guna mendukung transparansi dan efisiensi.
"Kami memiliki inovasi layanan pensiun One Stop Service. Segala pengurusan administrasi hingga hak-hak taspen cukup dilakukan di BKPSDM," kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Bangli I Made Mahindra Putra di Bangli, Rabu.
Saat ini, seluruh layanan kepegawaian di Bangli telah berbasis aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian dan Sistem Informasi ASN Badan Kepegawaian Negara (BKN) guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, efisien, dan semakin efektif.
Ia menjelaskan layanan itu sesuai visi dan misi Kabupaten Bangli 2025-2029 yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui pola pembangunan Semesta Berencana Bali Era Baru Bangli Jengah Pesaje Ngayah.
"Calon pensiun tidak perlu lagi mengurus ke berbagai tempat karena kami sudah bersinergi dengan Bank BPD Bali dan PT Taspen," ujar dia.
Ia memaparkan berdasarkan data statistik ASN di Bangli saat ini mencapai 5.866 orang, terdiri atas 3.694 PNS, 664 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), dan 1.508 PPPK Paruh Waktu.
Jumlah pensiunan pada 2025 tercatat 226 orang dan pada 2026 tercatat 118 orang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli I Dewa Bagus Riana Putra saat sosialisasi calon pensiunan mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada para PNS yang purnatugas atas pengabdian dan etos kerja yang tinggi diberikan kepada bangsa dan negara selama ini.
Ia berharap, para pensiunan dapat beradaptasi dengan lingkungan baru dan tetap produktif di tengah masyarakat.
Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta WigunaEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026