"Para kandidat kami harapkan supaya menenangkan para pendukung dan parpol juga mengerem massanya dari tindakan-tindakan yang dapat memicu konflik," kata Ketua PHDI Bali Dr I Gusti Ngurah Sudiana, di Denpasar, Rabu.
Menurut dia, Pilkada Bali jangan dijadikan ajang permusuhan kalau terdapat perbedaan pilihan. Pilkada sejatinya sebuah pesta demokrasi untuk mencari pemimpin yang terbaik.
Pilkada Bali akan diikuti oleh dua pasangan yakni AA Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan yang diusung oleh PDI Perjuangan dan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta yang disokong delapan partai dengan dimotori Partai Demokrat serta Golkar.
"Kami yakin kedua pasang kandidat itu baik. Jadi siapapun nanti yang menang seharusnya diterima dan yang kalah wajib legowo," ucapnya. (LHS)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.