"Situasi di dan sekitar Goma telah mencapai tahap kritis," kata juru bicara seperti dikutip oleh Pusat Pemberitaan PBB.
"Pihak militer M23 terus maju."
 "Laporan-laporan menunjukkan bahwa M23 telah melukai penduduk sipil, penculikan anak-anak dan perempuan, menghancurkan dan menjarah properti, dan mengintimidasi wartawan serta siapa saja yang mencoba untuk melawan kendali mereka," katanya melanjutkan.
Juru bicara pemberontak M23 Kolonel Vianney Kazarama mengatakan kepada Associated Press bahwa pasukan pemberontak telah menguasai kota, ibu kota provinsi North Kivu yang berbatasan Rwanda, dan merebut bandara internasional yang sebelumnya di bawah kendali Misi Organisasi Stabilisasi PBB di DRC (MONUSCO).(*/M038)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026