"Demikian pula volume pengapalan matadagangan tersebut berkurang 82,31 persen dari 709.862 unit pada periode Januari-Juli 2011, menjadi hanya 125.573 unit pada periode yang sama 2012," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Rabu.
Ia mengatakan keramik dengan berbagai hiasan merupakan salah satu dari 17 jenis matadagangan hasil industri dan kerajinan rumah tangga yang berhasil menembus pasaran luar negeri.
Ketut Teneng menambahkan, aneka jenis keramik yang menembus pasaran luar negeri itu antara lain berupa aneka jenis perabot rumah tangga maupun hiasan rumah yang unik dan menarik.
Perajin melakukan proses produksi memadukan dengan unsur seni sehingga mempunyai daya tarik tersendiri bagi konsumen luar negeri, dengan harapan perolehan devisa tersebut dapat lebih meningkat di masa-masa mendatang.(*/ADT)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.