Denpasar (ANTARA) - Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bali, mendata selama sembilan hari berjalannya Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), melayani rata-rata 67 ribu penumpang per hari.
Communication and Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai Gede Eka Sandi Asmadi mengatakan di tengah Bali diisukan sepi kunjungan justru jumlah pergerakan penumpang di atas hari normal.
“Selama periode Posko Nataru yang mulai aktif berjalan sejak 15 Desember 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani 604.008 penumpang atau rata-rata 67.112 penumpang per hari,” kata dia di Denpasar, Rabu.
“Sedangkan, rata-rata harian pergerakan penumpang selama Januari-November sebanyak 66.222 penumpang per hari,” sambung Gede Eka.
Jika dirinci, jumlah penumpang dalam sembilan hari terakhir ini terdiri dari 240.130 penumpang domestik dan 363.878 penumpang internasional.
Meski lebih tinggi dari kunjungan hari normal, pengelola bandara mengakui capaian ini lebih rendah dari periode yang sama di Posko Nataru tahun lalu, atau capaiannya baru 95,5 persen.
Selain data penumpang, pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai juga mencatat situasi trafik pesawat, di mana selama Posko Nataru tercatat 3.813 pergerakan atau rata-rata 423 pergerakan per hari.
Sedangkan, rata-rata harian sepanjang 2025 di angka 390 pergerakan per hari sehingga terlihat ada peningkatan, namun seperti halnya data penumpang, jika dibandingkan dengan Periode Nataru lalu jumlah pergerakan pesawat masih di bawahnya.
Jika dilihat secara harian, pada Selasa (23/12) kemarin saja Bandara I Gusti Ngurah Rai mengangkut 70.081 penumpang terdiri dari 29.370 penumpang domestik dan 40.711 penumpang internasional.
Jumlah ini masih lebih rendah dari periode Posko Nataru sebelumnya dengan selisih 2.802 penumpang.
Sedangkan untuk pergerakan pesawat dalam sehari kemarin sebanyak 428 pergerakan atau hampir menyamai kondisi tahun sebelumnya.
Untuk menjaga lalu lintas di bandara tetap lancar selama Nataru, Gede Eka memastikan koordinasi akan terus dilakukan dengan unsur terkait.
“Untuk menjaga kelancaran operasional dan pelayanan penumpang, kami terus bersinergi dengan instansi terkait serta memastikan seluruh fasilitas dalam kondisi optimal,” ucapnya.
