Denpasar (ANTARA) - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar optimistis pendidikan widyalaya atau pendidikan berciri khas Hindu mampu melahirkan generasi yang kuat secara moral.
"Dengan dukungan regulasi, ketersediaan lahan, dan semangat umat yang membara, saya yakin widyalaya akan menjadi motor penggerak lahirnya generasi emas yang kuat dalam moral, lembut dalam sikap, dan kokoh dalam kebersamaan," ujar Nasaruddin Umar saat Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Bali, Jumat
Menag mengatakan parade itu momentum bersejarah karena pada 13 Februari 2024, Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Widyalaya resmi diterbitkan.
Peraturan itu menjadi payung hukum yang memberikan kepastian bagi umat Hindu untuk menyelenggarakan pendidikan umum dengan kekhasan agama Hindu.
"Saya merasa sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh umat Hindu dan para tokoh pendidikan Hindu di seluruh Indonesia," ujarnya.
Dia menjelaskan berkat semangat gotong royong dan dedikasi yang luar biasa, hanya dalam kurun waktu dua tahun sejak regulasi itu terbit, kini telah berdiri 146 Widyalaya di seluruh Indonesia, mulai dari tingkat Pratama (TK), Adi (SD), Madyama (SMP), hingga Utama (SMA).
Menurutnya, ini adalah lompatan besar yang menunjukkan betapa besarnya kerinduan dan komitmen umat Hindu untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memberikan apresiasi atas pelaksanaan Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya yang mengusung tema "Widyalaya Berkarya, Pertiwi Berjaya".
"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya ini, yang merupakan salah satu upaya untuk memperkuat pendidikan Hindu di Indonesia," ujarnya.
Arya Wibawa menekankan Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen untuk memperkuat pendidikan Hindu sebagai upaya mewujudkan generasi unggul dan berkarakter.
Dengan tema "Widyalaya Berkarya, Pertiwi Berjaya", Arya Wibawa berharap bahwa generasi muda dapat menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan berkarya untuk kemajuan Kota Denpasar dan Indonesia.
"Kami berharap Parade Budaya Bhakti Pertiwi Widyalaya ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan komitmen kita semua dalam memperkuat pendidikan Hindu dan mewujudkan generasi unggul dan berkarakter," ujarnya.
