"Pemerintah Provinsi harus melakukan koordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai, sehingga bus Trans Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan) bisa melayani penumpang keluar-masuk bandara tersebut," kata anggota Komisi III DPRD Bali Made Budastra di Denpasar, Jumat.
Menurut dia, pemerintah harus merancang agar masyarakat dapat dilayani dengan kendaraan umum yang bersifat massal, seperti Trans Sarbagita.
"Mungkin Bandara Ngurah Rai menjadi satu-satunya di Indonesia yang tak ada pelayanan kendaraan bus umum. Penumpang yang akan keluar bandara terpaksa menggunakan Taksi Ngurah Rai, karena tidak ada pilihan lain," kata politikus PDIP itu.
Maka tak salah tudingan wisatawan, kata dia, transportasi dari Bandara Ngurah Rai terbilang mahal. "Warga maupun wisatawan mengeluhkan monopoli transportasi taksi bandara itu," katanya.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.