Klungkung (Antaranews Bali) - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta akan mengupayakan bantuan bagi warga miskin yang tidak memiliki tanah, dan tertimpa musibah.
Hal itu ia sampaikan saat menjenguk Nyoman Sudarta, di Dusun Banjar, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali yang tempat tinggalnya rusak karena tertimpa pohon kelapa yang roboh, Jumat.
"Warga ini bekerja sebagai penyakap atau penjaga kebun orang, sehingga status rumah yang ia tinggali berada di atas tanah orang lain. Dengan status itu, tidak mungkin ia dibantu dengan program bedah rumah. Kami akan carikan jalan keluar agar tetap dapat membantu, karena banyak warga miskin yang statusnya seperti ini," katanya.
Ia mengatakan, syarat untuk mendapatkan bantuan bedah rumah atau rehabilitasi rumah, adalah memiliki tanah sendiri, sehingga penjaga kebun seperti Sudarta tidak bisa mendapatkannya.
Sudarta mengaku tinggal di bangunan sederhana di dalam kebun orang itu bersama enam orang anggota keluarganya, dan saat pohon kelapa di dekat rumahnya roboh sekitar pukul 03.00 wita mereka sedang tidur.
"Kami terbangun karena mendengar suara gemuruh. Pohon kelapa itu menimpa bangunan rumah dan dapur saya hingga rusak berat," katanya.
Karena tidak memiliki biaya untuk perbaikan, ia berharap pemerintah bisa memberikan bantuan agar ia bersama keluarganya bisa tinggal di rumah yang layak. (ed)