Klungkung (Antara Bali) - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyatakan hendaknya seseorang itu tidak menjadi atlet pedati, yang baru akan berlari kencang jika ada bonus yang dijanjikan.
"Para atlet dituntut mampu menjadi atlet yang sejati tanpa memikirkan imbalan dibelakangnya. Mereka diminta untuk tidak menjadi atlet pedati, yang jika dijanjikan ada bonus baru berlari kencang," kata Bupati Suwirta saat membuka Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam) Dawan Tahun 2016 di Lapangan umum Kecamatan Dawan, Sabtu.
Lebih lanjut, Bupati Klungkung berharap agar ajang ini mampu melahirkan atlet berprestasi yang akan menjadi duta kecamatan untuk berlaga di tingkat kabupaten, maupun ajang yang lebih tinggi lainnya.
"Tunjukkan yang terbaik, dan junjung tinggi sportivitas," katanya.
Panitia Porcam Dawan 2016 Wayan Tista mengatakan, ajang ini bertujuan untuk melahirkan atlet yang berkualitas, sekaligus menggerakkan kembali semangat olahraga generasi muda dan masyarakat.
"Melalui Porcam ini, kita galakkan kembali semangat olahraga di masyarakat," ujar Wayan Tista.
Ajang pencarian bibit atlet baru yang untuk pertama kalinya digelar di tingkat kecamatan ini, akan berlangsung mulai 15 sampai 25 April 2016.
Menurut Wayan Tista, ajang ini mempertandingkan lima cabang olahraga. Di antaranya sepak bola, volley, bulu tangkis, tenis meja dan catur.
"Peserta adalah kontingen desa se-Kecamatan Dawan yang berjumlah 327 orang," kata dia.
Pembukaan Pekan Olahraga Kecamatan (Porcam) Dawan Tahun 2016 ditandai dengan pelepasan balon dan burung ke alam bebas, serta pertandingan sepak bola jago kapuk dari kesebelasan perangkat desa se-Kecamatan Dawan. (WDY)
