Singaraja (Antara Bali) - Wakil Bupati Buleleng, Bali, I Nyoman Sutjidra memberikan bantuan bedah rumah kepada salah satu warga miskin di Desa Kubutambahan bernama Ni Nengah Teke (70) yang selama ini hidup dalam kesusahan.
"Kondisi kemiskinan seperti dialami Ni Nengah Teke (70) cukup parah dimana rumahnya rusak dan kerap mengalami bocor sewaktu hujan. Ia tidak memiliki biaya perbaikan. Selama ini dia didampingi cucunya I Luh Yuli Purnamayanti, kini duduk di kelas 1 SD," kata Kabag Humas Buleleng, Made Supartawan, Minggu.
Ia memaparkan warga miskin yang masih tercecer di Buleleng akan intens didata. Bantuan kemiskinan bedah rumah, diberikan kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.
"Seperti dialami Nenek Teke ini, dimana sejak kecil cucunya tinggal dan dirawat dia. Inisiatif bantuan bedah rumah dari teman-teman komunitas, diharapkan bisa bermanfaat," katanya.
Wakil Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra memaparkan kedepan Pemkab akan terus melakukan penyelesaikan verifikasi dan validasi data kemiskinan, supaya bantuan bisa lebih tepat sasaran dalam realisasi bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat.
"Nantinya data akan diperbaharui lagi sehingga antara apa yang tertulis dengan apa yang ada di lapangan ada kesesuaian sehingga kami pun dapat melakukan program secara tepat dan cermat," katanya.
Sementara itu, bantuan bedah rumah berikutnya berukuran 5x6,5 meter juga diberikan kepada Made Sukriali (65) warga Dusun Banyubuah Desa Bulian, Kecamatan Kubutambahan.
Sukriali yang memiliki enam anak ditinggalkan suaminya Made Ramiyasa yang meninggal setahun lalu karena mengalami tabrakan. Bantuan bedah rumah tuntas berdiri di atas tanah warisnya.
"Rumah saya tadinya sudah lama rusak, kalau mau perbaiki juga tidak punya uang. Dulu dindingnya itu terbuat dari daun kelapa. Saya punya pohon kayu sedikit, itu dipakai perbaiki rumah. Suami sudah tiada, sehari-hari saya kerja sambil ngadas ternak babi," kata dia. (WDY)
