Denpasar (ANTARA) - Satu unit rumah di Jalan Tukad Gangga, Denpasar Selatan mengalami kebakaran mengakibatkan satu orang penghuninya tewas pada Kamis (8/1) sekitar pukul 23.00 Wita.
Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya di Denpasar, Jumat mengatakan korban tewas bernama Gerson Mengidima yang tidak bisa menyelamatkan diri karena terjebak di lantai dua.
Polisi menduga kebakaran yang terjadi itu akibat arus pendek listrik. Adi menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 22.50 Wita lampu di rumah saksi padam, namun lampu di rumah tetangga masih menyala.
Selanjutnya saksi mengecek ke meteran listrik dan ternyata meteran listrik posisi mati.
Saksi kemudian mencoba membalikkan meteran listrik ke posisi hidup, namun tidak bisa menyala. Saat itu, saksi juga mencium bau asap.
Selanjutnya, saksi naik ke lantai dua untuk mengecek sumber asap tersebut, namun tidak ditemukan. Namun, ia melihat korban Gerson sedang tertidur dan memakai headset di telinganya.
Saksi kemudian turun ke lantai satu untuk mengecek kompor gas, namun tidak ditemukan ada kebocoran gas.
Kemudian, kata Adi, sekitar pukul 23.00 Wita api tiba-tiba muncul dari kamar tengah lantai satu dan dengan cepat api membesar membakar rumah.
Saksi kemudian membangunkan penghuni rumah yang lainnya atas nama Zet Wadu dan Ni Luh Sudarni yang tidur di lantai satu untuk menyelamatkan diri.
"Korban yang berada di lantai dua tidak dapat menyelamatkan diri dan meninggal karena terbakar," katanya.
Korban meninggal dunia mengalami luka bakar sampai 100 persen.
Api baru dapat dipadamkan pada Jumat 9 Januari 2026 sekitar pukul 00.30 Wita oleh 8 unit mobil pemadam kebakaran Kota Denpasar.
Jasad korban saat ini sudah dibawa ke ruang jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Ngoerah Denpasar.
