"Sumber daya energi panas bumi yang berada di kawasan Bedugul, Kabupaten Tabanan, Bali, itu berpotensi dapat menyuplai energi listrik 200-250 mega watt," kata Susilo di sela-sela "3rd Annual LNG Transport, Handling and Storage Conference 2013" di Legian, Kuta, Selasa.
Pemanfaatan dan pengembangan sumber daya energi tersebut tidak memerlukan biaya yang mahal karena sangat murah.
Saat ini di wilayah tersebut telah ada tiga sampai empat sumur yang bila dibuka dapat menghasilkan energi listrik bagi Pulau Dewata sebanyak 10 mega watt. "Untuk bisa menyuplai energi listrik sebanyak 200 mega watt diperlukan sekitar 25 sumur," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk membuat satu sumur dibutuhkan sekitar dua hektare yang dimanfaatkan untuk memasang infrastruktur dan sarana pelengkap lainnya. "Akan tetapi pemanfaatan sumur-sumur yang sudah disiapkan tersebut masih menunggu izin dari pemerintah provinsi setempat, sedangkan masyarakat sekitarnya sudah menyetujui," ucapnya.
Susilo mengatakan, untuk kawasan Bali tidak terlalu banyak membutuhkan gas, paling hanya untuk memenuhi kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Gilimanuk dan Pemaron. (IGT)
Pewarta: Oleh IGK Agung W: I Gusti Ketut Agung Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.