"Tahun Badak Internasional adalah momentum dan akses bagi peningkatan kerja sama internasional dalam pelestarian badak di negeri kita," kata Presiden Yudhoyono.
Kepala Negara kemudian menginstruksikan para menteri terkait untuk menyukseskan hal itu dengan melibatkan masyarakat dalam gerakan penyelamatan badak tersebut.
"Jadikan pelestarian badak, sebagai bagian dari pemantapan reputasi bangsa kita sebagai salah satu global leaders pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan," katanya.
Pencanangan Tahun Badak Internasional itu merupakan mandat dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) yang memperoleh dukungan 11 negara tempat sebaran badak, antara lain, Mozambique, Namimbia, Afrika Selatan, Bhutan, Nepal, India, Zimbawe dan Malaysia.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.