Denpasar (ANTARA) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bali mencatat realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pulau Dewata mencapai Rp103,9 miliar sejak program itu bergulir pada 6 Januari hingga 19 September 2025.
“Per hari ini sudah ada 80 SPPG,” kata Kepala Kantor Wilayah DJPb Bali Muhammad Mufti Arkan di Denpasar, Bali, Jumat.
Menurut dia, target pendirian satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) atau dapur umum MBG di Bali mencapai 422 unit, atau sudah terealisasi 29 persen.
Ada pun mekanisme anggaran untuk MBG di Bali langsung melalui pemerintah pusat.
Sedangkan jumlah penerima manfaat program MBG di Bali sudah mencapai 256.005 orang, atau sudah tercapai 29 persen dari target 893.362 orang.
Ia mengatakan jumlah penerima manfaat itu tidak hanya kalangan pelajar, tapi termasuk juga ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Sementara itu, ia mengatakan secara nasional salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto itu telah menjangkau 38 provinsi di tanah air.
Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN) per 14 September 2025 program MBG sudah terlayani di 509 kabupaten/kota dari total 514 kabupaten/kota dan hadir di 7.022 kecamatan di tanah air.
Ada pun total penerima manfaat mencapai 25 juta orang dengan total SPPG sudah mencapai 8.019 unit yang satu unit dapat menyerap 30-50 pekerja.
Total anggaran Rp71 triliun pada 2025, sudah terealisasi Rp15,71 triliun atau 22,1 persen sejak digelontorkan sejak 6 Januari hingga 15 September.
Ia mengatakan di Bali program MBG perdana diadakan di Kabupaten Jembrana pada 6 Januari 2025. Dirinya berharap program itu dapat menggenjot perputaran ekonomi karena melibatkan pelaku usaha mikro, kecil menengah (UMKM).
Lebih lanjut ia mengatakan melalui MBG ada potensi ekonomi yang luar biasa di daerah untuk dikelola oleh Koperasi Desa Merah Putih, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), hingga para petani.
Baca juga: Polres Jembrana periksa menu MBG pastikan menu aman dikonsumsi
Baca juga: Pemerintah perluas Program MBG di Bangli Bali guna dukung SDM unggul
Baca juga: Presiden Prabowo anggarkan Rp335 T untuk MBG dalam RAPBN 2026
Baca juga: Presiden tegaskan MBG dorong ekonomi desa dan tingkatkan prestasi siswa
