Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar, Bali, menghadirkan layanan digitalisasi administrasi kependudukan terintegrasi di tingkat desa/kelurahan guna memberikan kemudahan dan mendukung data lebih akurat.
"Dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi, kami dorong agar data kependudukan semakin berkualitas, akurat, dan dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disddukcapil) Kabupaten Gianyar I Gusti Ngurah Gede Udayadnya di sela sosialisasi layanan tersebut di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gianyar, Bali, Selasa.
Menurut dia, inovasi itu merupakan langkah strategis layanan kependudukan yang bisa diakses cukup di kantor desa atau kelurahan tanpa harus datang ke Kantor Disdukdacapil.
Ia memastikan layanan administrasi kependudukan itu berlangsung lebih mudah, cepat, transparan, dan akurat.
Pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gianyar dalam membangun peta jalan digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan yang diberikan gratis untuk masyarakat.
Layanan digital itu mencakup penerbitan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik, akta perkawinan, akta perceraian, serta akta kematian.
"Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan sehingga data yang dihasilkan valid. Saat ini yang masih rendah tingkat pencatatannya adalah akta perkawinan dan akta perceraian, sehingga perlu kami dorong bersama," imbuhnya.
Sementara itu Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika/e-Government Diskominfo Gianyar I Dewa Gede Agung Wahyudi menambahkan selaku pengembang aplikasi, pihaknya mendukung penuh inovasi Disdukcapil.
Untuk tahap awal, lanjut dia, pelayanan daring akan segera dipublikasikan untuk layanan kependudukan melalui uji coba aplikasi terlebih dahulu.
"Masyarakat cukup ajukan permohonan, sedangkan untuk proses validasi tetap menggunakan aplikasi resmi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," imbuh Dewa Wahyudi.
Sosialisasi itu diikuti oleh aparat pemerintah desa dan kelurahan di Kabupaten Gianyar, dengan tujuan agar mereka mampu menjadi garda terdepan dalam mendukung pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.
Baca juga: Pemkab Gianyar Bali berikan perlindungan sosial guru PAUD non-ASN
Baca juga: Pemkab Gianyar Bali optimalkan 48 bank sampah
Baca juga: Bupati Gianyar minta pejabat OPD yang dirotasi untuk bergerak cepat
