Jakarta (ANTARA) - Chelsea dan West Ham United didakwa oleh organisasi sepak bola Inggris atau Football Association (FA) setelah ribut massal pada menit-menit akhir pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, pada Sabtu pekan lalu.
Laman FA pada Kamis menyebutkan bahwa badan sepak bola Inggris itu menilai Chelsea tak mampu mencegah para pemainnya bertindak dengan cara yang tidak pantas dan/atau provokatif, sementara West Ham dituduh tidak mencegah pemain mereka berperilaku tidak pantas dan/atau provokatif dan/atau penuh kekerasan.
Kedua klub diberi waktu hingga Jumat pekan ini untuk memberikan tanggapan atas dakwaan tersebut.
Tuduhan itu berkaitan dengan insiden pada menit ke-95, yang bermula dari benturan antara pemain sayap West Ham Adama Traore dan bek Chelsea Marc Cucurella di sisi lapangan saat keduanya mengejar bola ke sudut.
Insiden tersebut berujung pada aksi Traore menjatuhkan Cucurella, sebelum penyerang Chelsea Joao Pedro mendorong Traore sebagai tindakan balasan.
Dalam hitungan detik, sejumlah pemain dari kedua tim ikut terlibat. Setelah dilakukan tinjauan VAR, bek West Ham Jean-Clair Todibo diganjar kartu merah karena melakukan tindakan kekerasan, mencekik Joao Pedro.
