"Sebagian besar tema yang diangkat dalam 'ogoh-ogoh' sebagai karya seni tiga dimensi ini adalah 'Buta Kala' dengan model 'Leak Kekinian'," kata Mangku Wayan Candra, seorang pengiat "ogoh-ogoh" Gabungan Anak-Anak Serba Bisa (Gases) Bali di Denpasar, Selasa.
Menurut dia, model "Leak Kekinian" seperti bentuk Rangda yang biasanya payudaranya besar menonjol ke bawah, namun sentuhan seni ini justru payudara kecang layaknya payudara gadis, tetapi bentuk wajahnya menyeramkan.
"Dengan bentuk tersebut, nantinya ketika diusung pada saat malam 'pangrupukan penyepian' akan penuh dinamis dan kelihatannya lucu tapi menyeramkan," ujar Mangku Candra, seniman "ogoh-ogoh" sejak tahun 1990 itu.
Penekun "ogoh-ogoh" yang sudah menjadi home industri ini karya-karyanya sudah melanglang buana. Bahkan dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan pemesanan.
Pemesannya tidak saja dari Bali, melainkan dari luar Bali hingga ke luar negeri. Seperti tahun 2011 pernah mengirim "ogoh-ogoh" ke Belgia.(LHS)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.