Selasa, 24 Oktober 2017

Wagub Sudikerta Ajak Tingkatkan Bakti Pada Leluhur

| 550 Views
id Karya Agung Memungkah, Pedudusan Agung, Pura Botoh, pemprov bali
Denpasar (Antara Bali) - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengajak umat Hindu di daerah itu agar jangan sampai melupakan leluhur dengan meningkatkan rasa bakti secara tulus ikhlas.

"Kita harus selalu ingat pada leluhur, tingkatkan bakti kita dengan melakukan yadnya (persembahan) dengan tulus ikhlas dan sesuai kemampuan," kata Wagub Sudikerta saat menyampaikan sambrama wacana (sambutan) pada rangkaian ritual Karya Agung Memungkah dan Pedudusan Agung di Pura Botoh, Denpasar, Senin.

Menurut dia, dengan selalu ingat kepada leluhur, maka umat dapat menjalankan swadharma (kewajiban) dengan baik dan mendapatkan kesejahteraan lahir bathin.

Sudikerta yang juga Ketua Umum Paiketan (klan) Arya Wang Bang Pinatih itu dihadapan umat yang juga merupakan kelompok Arya Wang Bang Pinatih mengapresiasi pelaksanan upacara tersebut.

Ia berharap upacara seperti ini dapat tetap dilestarikan untuk menjaga pelestarian adat dan budaya. Dia juga mengingatkan agar umat harus selalu ingat dengan pura yang merupakan Pura Dadia (pura leluhur) dari klan tersebut kerena keberadaan pura merupakan tanggung jawab dari semua warga keturunannya.

Namun, Sudikerta tetap meminta agar adanya paiketan pasemetonan (kelompok persaudaraan) di Bali tidak mengkotak-kotakkan masyarakat dalam bersosialisasi di masyarakat.

Sementara itu, Penglingsir (tetua) Pura Botoh I Gusti Ketut Adi Kertiyasa mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wagub Sudikerta.

Ia juga menyampaikan bahwa ritual tersebut baru pertama kali dilaksanakan dengan bantuan dari semua warga Desa Pekraman (desa adat) Panjer dan Sameton Arya Wang Bang Pinatih, sehingga akhirnya ritual yang berada pada tingkatan utama ini dapat dilaksanakan.

Rangkaian ritual telah dimulai sejak 23 Juli 2017 dan puncaknya akan dilaksanakan pada 5 September 2017, serta berakhir pada 17 Oktober 2017.

Sedangkan pada hari ini merupakan acara Melaspas, Mupuk Pedagingan, Caru Manca Kelud, dan Yama Raja yang dipuput (dipimpin) oleh Ida Pedanda Putra Telaga Sanur dan Ida Pedanda Giri Jelantik dari Griya Gunung Sari Ubud.

Hadir pula dalam kesempatan itu Wakil Wali Kota Denpasar yang juga merupakan Penglingsir Puri Pinatih, Penglingsir Puri Sulang serta undangan lainnya. (WDY)

Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017