Denpasar (Antara Bali) - Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Pemerintah Kota Denpasar, Bali, menggelar bursa kerja atau "Job Fair" Kota Denpasar bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

Kegiatan "Job Fair" dibuka secara resmi oleh Penjabat Wali Kota Denpasar Anak Agung Gede Geriya yang ditandai dengan pemukulan gong di Inna Bali Hotel Denpasar, Kamis.

Agung Geriya menyambut baik dan mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut sebagai salah satu implementasi komitmen Pemerintah Daerah bersama pihak swasta secara terpadu dalam upaya menekan angka pengangguran dan penerapan sistem rekrutmen tenaga kerja secara terbuka dan kompetitif.

"Penyediaan informasi terpusat melalui kegiatan ini mempunyai nilai yang sangat strategis, karena dapat memberikan ruang komunikasi dua arah secara langsung antara pengguna dan pencari kerja, sementara Pemerintah bertindak hanya sebagai fasilitator saja," katanya.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2013, tentang Ketenagakerjaan mengamanatkan bahwa pemerintah wajib mengupayakan kesempatan kerja masyarakat baik di dalam hubungan kerja maupun diluar hubungan kerja.

Sementara dalam konteks globalisasi tahun 2015 telah menjadi bagian dari komunitas tunggal ASEAN di bidang ekonomi dengan diberlakukan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

"Kita harus mempersiapkan diri dan mengantisipasinya dari sekarang, saya mengharapkan kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya oleh para pengusaha untuk merekrut SDM yang diperlukan," ujarnya.

Ia mengharapkan generasi muda pencari kerja memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, dan berharap ke depannya `Job Fair` bisa terlaksana secara berkesinambungan.

Sementara Reyna Usman dari Kementerian Ketenagakerjaan RI mengapresiasi kegiatan "Job Fair" yang sukses menyelenggarakan maupun menghasilkan solusi dari lowongan kerja sehingga dapat terserap tenaga kerja yang ada.

Selain itu, kat Agung Geriya, kegiatan "Job Fair" akan menghasilkan dan memberikan "out come" yang sama dengan kegiatan tahun lalu, yakni mampu menurunkan angka pengangguran.

"Kegiatan ini dapat memberikan lowongan kerja yang sebanyak-banyaknya dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada tenaga kerja memasuki pasar kerja dengan mamanfaatkan lowongan," ujarnya.

Agung Geriya lebih lanjut mengatakan Pemkot Denpasar telah bekerja keras dengan mengintegrasikan kepada para pengusaha dengan memberikan ruang kepada tenaga kerja.

"Keberadaan tenaga kerja Indonesia terampil dan telah meningkatkan kompetensinya. Sehingga hal ini nantinya dapat berjalan beriringan dengan harapan para pengusaha yang menggunakan tenaga-tenaga kerja khususnya di Kota Denpasar," katanya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Denpasar, IGA Rai Anom Suradi mengatakan pelaksanaan "Job Fair" tahun ini diikuti oleh 40 perusahaan pengguna tenaga kerja yang bergerak dibidang keuangan, perdagangan dan jasa, serta diberbagai sektor lapangan usaha yang sedang mencari tenaga kerja untuk penempatan lokal maupun luar negeri dan menyiapkan 2000 lowongan kerja.

Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari hingga Jumat (18/9) dengan tujuan memfasilitasi pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bakat, minat, dan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja tersebut," katanya. (WDY)

Pewarta: Pewarta: I Komang Suparta
Editor : I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026