Ketua DPD I Partai Golkar Bali, Ketut Sudikerta di Denpasar, Senin, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menempuh upaya kampanye besar-besaran untuk mencapai target tersebut karena dinilai kurang efektif.
"Akan lebih baik mendekatkan diri dengan masyarakat, misalnya, dengan cara blusukan kader-kader dapat mencari suara langsung di tengah masyarakat. Rajin-rajinlah turun ke tengah masyarakat dan titip diri untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat," ujarnya yang juga Wakil Gubernur Bali itu.
Secara nasional, lanjut dia, memang Golkar Bali ditarget dan diyakini untuk mencapai target tersebut dibutuhkan kerja sama semua pihak.
Golkar Bali dalam masa kampanye rapat umum terbuka juga berencana mengundang juru kampanye nasional, yakni Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie yang dijadwalkan berada di Kabupaten Karangasem pada tanggal 26 Maret 2014.
"Di sisi lain, kami juga menekankan supaya para caleg dapat menghindari diri dari perilaku korupsi saat nanti sudah terpilih menjadi wakil rakyat, karena perilaku seperti itu jelas-jelas dapat merugikan keuangan negara," katanya.
Namun, dia tidak memungkiri bahwa hal itu tergantung pada pribadi masing-masing, mampu atau tidak mengendalikan hawa nafsu dan menjalankan amanat dengan partai.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali telah menerima surat izin cuti kampanye dari Wagub Ketut Sudikerta yang ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
Izin cuti diberikan kepada Wagub Bali Ketut Sudikerta untuk melaksanakan kampanye pada hari Rabu (26/3) di Kabupaten Klungkung, Kabupaten Bangli, dan Kabupaten Karangasem. (WDY)
Pewarta: Oleh Ni Luh Rhismawati: I Gusti Bagus Widyantara
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.