Denpasar (Antara Bali) - Penampilan "Adhi Merdangga" dan fragmen "Siwa Nata Raja" (SNR) akan mengawali pawai budaya, salah satu dari lima agenda Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-32, yang rencananya dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Denpasar, Sabtu (12/6).

"Adhi Merdangga maupun fragmen tari Siwa Nata Raja akan dipersembahkan oleh keluarga besar Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar," kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali Dr Ida Bagus Sedhawa, SE MSi di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan bahwa dua garapan baru kolosal itu dibawakan oleh belasan mahasiswa-mahasiswi lembaga pendidikan tinggi seni, dengan persiapan yang sangat matang yang dilakukan jauh sebelumnya.

Adhi Merdangga merupakan gamelan prosesi yang berbentuk kolosal yang didominasi oleh permainan kendang. Meskipun jenis gamelan itu diciptakan tahun 1983, namun penampilannya tetap menarik dan memukau, berkat mengalami inovasi dan kreasi baru.

"Gamelan ciptaan baru itu memadukan ide-ide musikal gamelan baleganjur yang diperkaya dengan alat-alat musik lainnya sesuai kebutuhan," ujar Ida Bagus Sedhawa yang selalu pemantau persiapan ISI untuk dappat tampil secara maksimal dalam kegiatan bergengsi di Pulau Dewata ini.

Belasan mahasiswa ISI Denpasar yang menampilkan Adhi Merdangga menunjukkan kebolehannya memainkan kendang dan alat prosesi lainnya yang dikolaborasikan dengan menari.

Penampilan Adhi Merdangga disusul dengan pragmen tari Siwa Nata Raja yang menggambarkan Dewa Siwa sebagai lambang Pesta Kesenian Bali yang digagas Budayawan almarhum Prof Dr Ida Bagus Mantra, yang juga mantan Gubernur Bali.

Dalam kepercayaan Hindu, Siwa Nata Raja sebagai Dewa segala kesenian yang terus bergerak dan menari, sehingga menimbulkan ritme dan keteraturan dalam kosmos.

Gerakan siwa merupakan pancaran dari tenaga-tenaga prima yang kemudian menyatu yang hingga akhirnya membentuk alam semesta.

Penampilan keluarga besar ISI itu akan disusul duta seni dari delapan kabupaten dan satu kota di Bali serta tujuh darah lainnya di Indonesia yang ikut memeriahkan atraksi budaya PKB.

Secara keseluruhan tercatat 12 daerah di Indonesia ikut memeriahkan PKB, namun tujuh daerah ikut pawai budaya dan lima daerah lain ambil bagian dalam pementasan.

Ketujuh daerah yang ikut serta dalam pawai meliputi Kalimantan Barat, Malang, Pemkab Lingga Kepulauan Riau, Jawa timur, Lombok, Gorontalo, Jakarta Barat, Jawa Tengah dan Maluku.

Pawai budaya mengambil start dari depan bangsal Jaya Sabha, rumah jabatan Gubernur Bali hingga Taman Budaya, tempat berlangsung aktivitas seni dan budaya yang berlangsung sebulan penuh, 12 Juni-10 Juli 2010.

Penampilan garapan seni duta dari delapan kabupaten dan satu kota di Bali mengacu pada tema "Bhuwana Kerti" yakni penucian alam, sebagai sub tema dari PKB yang mengusung payung "Sudamala", yakni mendalami kemurnian nurani.

Subtema tersebut dinilai sangat universal, selain mengandung makna filosofis juga menyiratkan nuansa perhelatan seni budaya, ujar Ida Bagus Sedhawa. (*)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026