Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) menyebutkan persiapan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-48 sudah menyentuh 80 persen.

“Berjalan sudah 80 persen, kelompok-kelompok atau sekaa seni yang akan tampil sudah semua dikurasi, melakukan pembinaan langsung ke kabupaten/kota, dan untuk yang dari luar negeri atau luar daerah sudah dilakukan lewat daring,” kata Kepala Disbud Bali Ida Bagus Alit Suryana di Denpasar, Selasa.

Menurut dia, persiapan PKB 2026 tinggal merampungkan pembuatan panggung pawai, dekorasi panggung di Taman Budaya Denpasar sebagai lokasi utama dan stan-stan UMKM.

Perhelatan seni terbesar tahunan di Pulau Dewata itu akan berlangsung 13 Juni-11 Juli yang diawali dengan peed aya atau pawai budaya dengan mengundang Presiden Prabowo Subianto.

“Panggung peed aya di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali Renon mulai dikerjakan 7 Juni, tidak terlalu berbeda dengan sebelumnya tapi karena antusias penonton maka untuk tribun penonton dilebarkan sehingga semua bisa menyaksikan sajian, penonton juga ingin lihat presiden atau menteri siapa yang duduk di panggung kehormatan,” ujar Bagus Alit.

Pesta Kesenian Bali 2026 itu mengusung tema "Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha" (Memuliakan Jiwa Paripurna) yaitu selama sebulan penuh diwarnai pergelaran, parade, lomba, widyatula, lokakarya, pameran, Jantra Tradisi Bali, hingga Bali World Culture Celebration (BWCC).

Dari sisi partisipasi seniman, PKB 2026 akan melibatkan 673 sekaa dan yayasan seni dengan total sekitar 20.929 seniman, jumlah tersebut meningkat dibanding PKB 2025 yang melibatkan 562 sekaa dan 14.229 seniman.

“‎Dari sisi partisipasi, jumlah seniman dan kelompok seni mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, beberapa diantaranya seperti kegiatan pawai saja diperkirakan melibatkan sekitar 3.430 seniman, rekasadana sekitar 6.300 seniman, dan utsawa melibatkan sekitar 7.835 seniman,” tutur Kepala Disbud Bali.

Dari total Rp10,5 miliar anggaran Pemprov Bali digunakan untuk PKB 2026, Bagus Alit menyebut lebih dari 50 persen khusus untuk seniman, termasuk hadiah perlombaan.



Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026