Buleleng, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buleleng membagikan sebanyak 5.000 bibit cabai dan terong kepada ASN di daerah itu sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus pengendalian inflasi daerah.
"Gerakan ini merupakan upaya pemerintah untuk memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan serta meningkatkan ketahanan pangan keluarga," kata Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna pada saat menyerahkan bibit cabai dan terong kepada ASN perwakilan OPD pada Apel Krida di Buleleng, Bali, Jumat.
Ia mengatakan memasuki awal musim penghujan, tanaman sayuran cenderung sulit berkembang akibat curah hujan yang tinggi sehingga berpotensi memicu kenaikan harga di pasar.
"Tujuan daripada pembagian bibit tanaman ini adalah untuk menekan laju inflasi di Kabupaten Buleleng. Saya berharap tidak selesai pada pembagian di masing-masing OPD saja, tetapi dilanjutkan di rumah tangga masing-masing,” katanya.
Lebih lanjut, Supriatna menjelaskan lebih jauh pembagian ribuan bibit tersebut menjadi stimulus agar ASN menjadi contoh bagi masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan untuk kebutuhan pangan.
"Ini sebagai support untuk teman-teman ASN agar melanjutkan menanam di rumahnya masing-masing, sehingga bermanfaat bagi perekonomian skala kecil keluarga,” ujar dia.
Dia mengatakan Dinas Pertanian Buleleng akan terus melakukan monitoring untuk memastikan program pangan pekarangan bergizi ini berjalan sesuai harapan dan memberikan hasil nyata.
Pada kesempatan tersebut, lebih dari 5.000 bibit tanaman dibagikan kepada ASN dengan alokasi sekitar 150 tanaman untuk setiap OPD.
Program ini diharapkan menjadi gerakan bersama yang mampu menekan potensi lonjakan harga komoditas pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.
Pemerintah Kabupaten Buleleng menegaskan akan terus menggulirkan program yang berdampak langsung pada masyarakat, sekaligus mendorong kesadaran menjaga lingkungan serta memperkuat ketahanan pangan keluarga.
