Singaraja, Bali (ANTARA) - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra ikut membersihkan sampah di Kali Mumbul Singaraja dan sekitarnya sebagai upaya mengantisipasi banjir pada musim penghujan.
“Kegiatan hari ini kita fokuskan di Kali Mumbul karena lokasi ini sering bermasalah. Astungkara masyarakat ikut berpartisipasi,” ujar Sutjidra saat memimpin kegiatan pembersihan lingkungan yang dipusatkan di wilayah Kali Mumbul Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat.
Ia menegaskan kegiatan ini tidak hanya berlangsung hari ini, tetapi akan terus dilanjutkan secara berkala sebagai langkah antisipatif menghadapi musim hujan.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, apalagi menurut BMKG curah hujan cukup tinggi hingga bulan Februari,” katanya.
Lebih lanjut, dirinya menyampaikan, kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama aliran sungai di masing-masing wilayah, menunjukkan perkembangan positif.
“Dari hasil pengamatan, masyarakat mulai sadar untuk membersihkan aliran sungai, termasuk di kawasan permukiman,” jelas Bupati Sutjidra.
Terakhir, Bupati Sutjidra juga mengajak seluruh masyarakat agar semakin peduli terhadap persoalan sampah. Karena hal ini yang dinilai paling berpengaruh terhadap kebersihan sungai. Melalui program Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS).
“Harapannya masyarakat sadar sampah adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah akan terus berupaya mengelola sampah dan menjadikan Buleleng bersih dari sampah, terutama sampah plastik sekali pakai,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir dan ikut berpartisipasi yakni masyarakat dari Kelurahan Banjar Jawa dan wilayah sekitar Kali Mumbul.
Selain itu, unsur pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta aparat TNI dan Polri juga terlibat dalam aksi bersih-bersih tersebut.
