Tabanan, Bali (ANTARA) - Pemerintah membangun Sekolah Rakyat kedua di Bali dengan lokasi di Kubu, Kabupaten Karangasem, yang meliputi jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), pada 2026.
“Untuk tiga jenjang sekaligus yaitu SD, SMP dan SMA,” kata Kepala Sentra Mahatmiya Bali Kementerian Sosial (Kemensos) Sumarno Sri Wibowo di Desa Banjar Anyar, Kabupaten Tabanan, Bali, Senin.
Ia menjelaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengusulkan lahan kosong seluas sekitar 6,8 hektare yang berada di area dekat SMK Negeri 2 Kubu, Karangasem.
“Saat ini masih proses, kemungkinan bulan depan masuk lelang,” ucapnya.
Proyek Sekolah Rakyat kedua itu akan dibangun oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Rencananya masing-masing jenjang pendidikan itu akan ada enam rombongan belajar (rombel) di lokasi kedua tersebut.
Awalnya, lanjut dia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem, mengusulkan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai opsi Sekolah Rakyat kedua. Namun, lanjut dia, setelah disurvei Kementerian PU, lokasi itu belum memenuhi syarat karena perlu banyak perbaikan.
Saat ini di Bali Sekolah Rakyat baru ada satu yakni Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 atau setara SMP di Desa Banjar Anyar, Kediri, Kabupaten Tabanan.
Sekolah itu berlokasi di alam area Sentra Mahatmiya Bali yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos.
Sebanyak 75 peserta didik menjadi pelajar perdana yang mengikuti Sekolah Rakyat tersebut dan berasal dari keluarga tidak mampu.
Mereka terdiri atas 36 perempuan dan laki-laki 39 orang, masing-masing dari Kabupaten Tabanan ada 61 orang, Kabupaten Buleleng (7), Denpasar (4), dan Kabupaten Badung (3) orang.
Saat ini mereka sedang menjalani masa kurikulum persiapan setelah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Selain dididik karakter dan disiplin, kata dia, peserta didik tersebut juga tinggal dalam asrama selama menempuh pendidikan dengan didukung 12 guru, dua wali asrama, dan delapan wali asuh.
Baca juga: Sekolah Rakyat di Tabanan Bali optimalkan ketersediaan guru
Baca juga: Wapres Gibran jelaskan alasan malam-malam kunjungi Sekolah Rakyat
Baca juga: Menempa karakter dan bakat di Sekolah Rakyat
Baca juga: Sekolah Rakyat berguna untuk penguatan ideologi Pancasila
Baca juga: Sekolah Rakyat di Bali cek kesehatan siswa awali MPLS
