Badung, Bali (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) kepada Pemerintah Kabupaten Badung untuk mendukung upaya optimalisasi pelayanan pajak dan retribusi daerah.
“Bantuan TJSP ini sangat bermanfaat dalam mempercepat pelayanan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Badung dalam pelayanannya nanti kepada masyarakat,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam keterangannya di Mangupura, Selasa.
Pada kesempatan itu, bantuan yang diserahkan BPD Bali berupa dua unit Mobil Pelayanan Pajak Daerah, enam unit commercial smart TV beserta standing bucketnya.
Bupati Adi Arnawa mengatakan bantuan dua mobil pelayanan pajak daerah itu nantinya akan dioperasikan pada lima kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda Badung.
Baca juga: BPD Bali jamin ATM terpenuhi uang tunai saat libur Nyepi dan Idul Fitri
“Tahun ini akan ditambah satu lagi unit mobil, kalau boleh andaikan dapat lima unit mobil sesuai dengan jumlah UPT. Semakin cepat teman-teman di Bapenda Badung untuk bergerak ke lapangan,” kata dia.
Ia menjelaskan mobil pelayanan itu telah dilengkapi dengan data-data dari wajib pajak yang dibutuhkan. Sehingga petugas akan mudah untuk melakukan pelayanan cukup dengan membawa mobil itu menuju daerah yang menjadi sasaran.
“Masyarakat juga akan mudah untuk mendapatkan pelayanan seperti melakukan pembayaran tidak perlu ke kantor lagi. Terima kasih kepada BPD yang telah membantu, harapan saya agar terus ditingkatkan," kata Bupati Adi Arnawa.
Sementara itu, Direktur Utama PT. BPD Bali I Nyoman Sudharma mengungkapkan program tersebut merupakan bagian dari percepatan dan perluasan digitalisasi daerah untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pada kesempatan itu, Kantor BPD Cabang Mangupura juga menyerahkan bantuan dua unit komputer tablet dan satu unit standing monitor pembayaran pajak kepada Pemkab Badung.
Baca juga: Pemkab Buleleng ajukan ranperda penyertaan modal BPD Bali ke DPRD
Pihaknya berharap melalui bantuan itu, PAD di Badung dapat meningkat melalui program layanan jemput bola dan program-program lainnya.
“Bagi masyarakat di pedesaan ini kan menjadi unggulan bagi pemerintah daerah untuk percepatan. CSR ini akan dioptimalisasi di sektor-sektor yang bisa mendukung peningkatan PAD,” kata Nyoman Sudharma.*