Badung (ANTARA) - PT. Bank BPD Bali menyerahkan dividen sebesar Rp363 miliar untuk tahun buku 2025 kepada Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, sebagai pemegang saham mayoritas.
“Kami mengapresiasi Bank BPD Bali yang telah memberikan dividen kepada Pemkab Badung sebagai pemegang saham pengendali di Bank BPD Bali,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa di Mangupura, Selasa.
Hingga tahun 2025 yang lalu, jumlah setoran modal Pemkab Badung ke Bank BPD Bali tercatat mencapai Rp1.250.617.000.000.
Sedangkan setelah RUPS tahun buku 2025 yang lalu, Pemkab Badung juga telah menambah modal sebesar Rp300 miliar sehingga total penyertaan modal Pemkab Badung di BPD Bali sebesar Rp1.550.617.000.000 atau 48,76 persen kepemilikan saham.
Bupati Adi Arnawa mengatakan melihat tren pendapatan terutama dilihat dari sudut pandang Return on Equity (ROE) dan Return on Investment (ROI) yang cukup signifikan makan perkembangan BPD Bali sangat luar biasa.
"Berdasarkan indikator dua ini, kelihatannya BPD Bali termasuk BPD yang teratas di Indonesia. Sehingga kami tidak ada keraguan untuk menambah penyertaan modal," kata dia.
Ia mengungkapkan dividen yang diterima dari BPD Bali itu akan dimanfaatkan untuk pembenahan infrastruktur guna mendukung pariwisata berkualitas.
“Terutamanya adalah penambahan ruas jalan di wilayah utara khususnya wilayah Abiansemal dan Mengwi,” ungkap Bupati Adi Arnawa.
Dirut Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menambahkan pihaknya berterima kasih kepada seluruh pemegang saham termasuk Pemkab Badung yang telah memberikan tambahan modal.
“Modal ini digunakan untuk memperkuat penyaluran kredit dan aspek lainnya dan dapat menunjang program-program seluruh pemerintah kabupaten/kota dan Provinsi di Bali dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah dia.
Pewarta: Naufal Fikri Yusuf/Rolandus NampuEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026