• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Kamis, 1 Januari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Minggu, 14 September 2025 22:04

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Senin, 25 Agustus 2025 15:34

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      Minggu, 17 Agustus 2025 21:50

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:30

      Berikut susunan lengkap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan Monas

      Berikut susunan lengkap peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka dan Monas

      Kamis, 14 Agustus 2025 13:25

  • Updates
    • BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      Minggu, 28 Desember 2025 8:50

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:45

      BMKG  prakirakan sebagian besar Indonesia hujan ringan pada Sabtu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia hujan ringan pada Sabtu

      Sabtu, 27 Desember 2025 8:06

      BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Bali

      Jumat, 26 Desember 2025 14:07

      BMKG sebut risiko hujan lebat-sangat lebat pada Sabtu di sejumlah area

      BMKG sebut risiko hujan lebat-sangat lebat pada Sabtu di sejumlah area

      Sabtu, 20 Desember 2025 10:53

  • Ekonomi
    • Koster yakin absennya pesta kembang api tak buat wisatawan kecewa

      Koster yakin absennya pesta kembang api tak buat wisatawan kecewa

      Rabu, 31 Desember 2025 5:20

      Pakar: Industri migas potensi mesin ekonomi baru masyarakat pesisir

      Pakar: Industri migas potensi mesin ekonomi baru masyarakat pesisir

      Selasa, 30 Desember 2025 16:11

      Kemenhub: Penerbangan Natal-Tahun Baru di Bali berjalan lancar

      Kemenhub: Penerbangan Natal-Tahun Baru di Bali berjalan lancar

      Selasa, 30 Desember 2025 8:15

      Pemprov Bali tambah delapan siaran TV melalui Turyapada Tower

      Pemprov Bali tambah delapan siaran TV melalui Turyapada Tower

      Senin, 29 Desember 2025 5:24

      Gubernur Bali sebut jumlah wisdom turun karena kurangnya maskapai

      Gubernur Bali sebut jumlah wisdom turun karena kurangnya maskapai

      Minggu, 28 Desember 2025 21:22

  • Humaniora
    • Menteri LH dukung Bali jadi pelopor kelola sampah tanpa open dumping

      Menteri LH dukung Bali jadi pelopor kelola sampah tanpa open dumping

      Kamis, 1 Januari 2026 0:05

      Gubernur gelar upacara penyucian di zona inti Pusat Kebudayaan Bali

      Gubernur gelar upacara penyucian di zona inti Pusat Kebudayaan Bali

      Selasa, 30 Desember 2025 18:18

      Menteri LH dan pemda di Bali diskusikan alternatif setelah TPA tutup

      Menteri LH dan pemda di Bali diskusikan alternatif setelah TPA tutup

      Senin, 29 Desember 2025 19:49

      Bupati Bangli sosialisasi rencana TPA tampung sampah Denpasar-Badung

      Bupati Bangli sosialisasi rencana TPA tampung sampah Denpasar-Badung

      Senin, 29 Desember 2025 19:49

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

  • Pariwisata
    • Dispar sebut narasi kunjungan Nataru ke Bali kalah dari DIY isu lama

      Dispar sebut narasi kunjungan Nataru ke Bali kalah dari DIY isu lama

      Sabtu, 27 Desember 2025 18:45

      Desa Wisata Penglipuran beri pengalaman turis sehari jadi orang Bali

      Desa Wisata Penglipuran beri pengalaman turis sehari jadi orang Bali

      Minggu, 14 Desember 2025 5:51

      Kiat bertemu dengan lumba-lumba di tengah laut Bali Utara

      Kiat bertemu dengan lumba-lumba di tengah laut Bali Utara

      Rabu, 10 Desember 2025 6:31

      Pengelola GWK Bali siapkan pertunjukan kembang api jelang tahun baru

      Pengelola GWK Bali siapkan pertunjukan kembang api jelang tahun baru

      Selasa, 9 Desember 2025 18:05

      Dispar Bali minta pengelola DTW pangkas pohon rawan roboh saat hujan

      Dispar Bali minta pengelola DTW pangkas pohon rawan roboh saat hujan

      Jumat, 5 Desember 2025 19:21

  • Fokus Hoax
    • Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Jumat, 27 Oktober 2023 16:49

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Minggu, 22 Oktober 2023 11:35

  • Olahraga
    • Duel Bali United kontra Dewa United berakhir imbang tanpa gol

      Duel Bali United kontra Dewa United berakhir imbang tanpa gol

      Selasa, 30 Desember 2025 8:19

      Inter tutup 2025 sebagai pemuncak klasemen usai menang atas Atalanta

      Inter tutup 2025 sebagai pemuncak klasemen usai menang atas Atalanta

      Senin, 29 Desember 2025 5:28

      AC Milan puncaki klasemen sementara usai menang 3-0 atas Hellas Verona

      AC Milan puncaki klasemen sementara usai menang 3-0 atas Hellas Verona

      Senin, 29 Desember 2025 5:27

      Arsenal kembali pimpin klasemen setelah tekuk Brighton 2-1

      Arsenal kembali pimpin klasemen setelah tekuk Brighton 2-1

      Minggu, 28 Desember 2025 5:57

      Manchester United kembali ke jalur kemenangan setelah tekuk Newcastle 1-0

      Manchester United kembali ke jalur kemenangan setelah tekuk Newcastle 1-0

      Sabtu, 27 Desember 2025 9:31

  • Taksu
    • WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      Senin, 28 Juli 2025 19:02

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Jumat, 25 Juli 2025 21:55

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Senin, 7 Juli 2025 19:01

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Jumat, 9 Mei 2025 20:26

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Senin, 21 April 2025 22:17

  • Artikel
    • Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Minggu, 10 Agustus 2025 10:28

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Sabtu, 9 Agustus 2025 17:48

  • Seni dan Hiburan
    • Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:47

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumat, 21 November 2025 6:02

      Daftar pemenang AMI 2025

      Daftar pemenang AMI 2025

      Kamis, 20 November 2025 5:51

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sabtu, 15 November 2025 1:02

      BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

      BCL dan Kahitna bakal ramaikan Nusa Dua Festival 2025

      Kamis, 16 Oktober 2025 12:44

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Rabu, 31 Desember 2025 1:00

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Selasa, 30 Desember 2025 21:31

      Polisi ungkap penimbunan BBM solar bersubsidi di Denpasar

      Polisi ungkap penimbunan BBM solar bersubsidi di Denpasar

      Selasa, 30 Desember 2025 15:35

      Gubernur Bali: Pergerakan wisman selama periode Nataru positif

      Gubernur Bali: Pergerakan wisman selama periode Nataru positif

      Minggu, 28 Desember 2025 20:11

      BBPOM Bali temukan produk pangan tak sesuai ketentuan

      BBPOM Bali temukan produk pangan tak sesuai ketentuan

      Rabu, 24 Desember 2025 19:56

  • English

"Perang" media sosial (pertama di dunia) antara Rusia versus Ukraina

Senin, 7 Maret 2022 10:39 WIB

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy bersama anggota kabinetnya melakukan selfie video pada 25 Februari 2022 di ibukota Kiev untuk memastikan dia masih berada di Kiev.  Video selfie ini dibuat tak lama setelah kabar disinformatif dari media Rusia bahwa presiden Ukraina itu telah terbirit-birit meninggalkan Kiev guna menghindari perang. (via REUTERS/UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SER)

Jakarta (ANTARA) - Rusia memang jauh mengungguli Ukraina dalam invasinya ke Ukraina yang kerap disebut "perang hibrida" karena tak saja melibatkan mesin perang dan politik namun juga instrumen-instrumen tak biasa termasuk disinformasi dan perang siber.

Ironisnya Rusia tampaknya kewalahan tak bisa menaklukkan media sosial.

Dalam apa yang luas disebut "perang media sosial pertama" di dunia, propaganda Rusia kalah melawan verifikasi real-time di garis depan perang yang dilakukan Ukraina.

Mesin-mesin propaganda pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin sendiri juga memanfaatkan media sosial. Tujuannya, merontokkan moral Ukraina dan melontarkan popularitas Putin di dalam negeri Rusia.

Namun karena dianggap kebanyakan berupa disinformasi, Uni Eropa akhirnya menuntut media sosial berhenti menyebarkan kabar dari media pemerintah Rusia, walau pihak selain Rusia juga membuat disinformasi.

Larangan itu sendiri menciptakan dilema bagi raksasa-raksasa media sosial karena dikhawatirkan malah menyumbat rakyat Rusia dalam mendapatkan informasi yang independen ketika media di negeri itu semakin dikendalikan oleh rezim.

Salah satu yang turut mendorong Uni Eropa menempuh langkah itu adalah disinformasi Rusia mengenai Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang disebut terbirit-birit meninggalkan ibukota Kiev.

Disinformasi itu dibuat oleh kantor berita Rusia, Tass, yang mengutip seorang anggota parlemen Rusia, melaporkan bahwa Zelenskyy terbirit-birit meninggalkan Kiev. Kabar ini segera menyebar via media sosial ke seluruh dunia.

Rusia ingin menunjukkan Zelenskyy pengecut sehingga tak layak didukung rakyat Ukraina, selain menaikkan dukungan rakyat Rusia kepada Putin.

Kabar itu sendiri disanggah oleh video selfie Zelenskyy di depan sebuah gedung pemerintahan Ukraina, sambil berkata "Saya masih di sini. Kita sama sekali tak akan meletakkan senjata."

Berikutnya, setiap kali Rusia menyebarkan disinformasi dan propaganda, setiap kali itu pula bantahan lewat media sosial muncul.

Selfie Zelenskyy itu sendiri membuat Barat dan sekutu-sekutunya kian kompak di belakang Ukraina, dan seketika menjadi simbol perlawanan yang mempersatukan semua elemen nasional Ukraina, sampai tokoh-tokoh olahraga asal negeri ini di luar negeri ramai-ramai pulang kampung demi angkat senjata membela tanah airnya.

Video selfie Zelenskyy itu merusak upaya Rusia dalam mempengaruhi persepsi publik, baik di dalam negeri Rusia maupun di Ukraina dan dunia.

Wartawan terancam

Media sosial, termasuk Facebook yang sangat populer di Rusia, malah kemudian membelah opini publik di Rusia ketika ribuan orang di puluhan kota berunjuk rasa menentang perang.

Tak hanya itu, tokoh-tokoh Rusia, mulai ilmuwan dan budayawan sampai taipan bisnis dan atlet, meminta perang dihentikan.

Tekanan publik di dalam negeri seperti ini tentu sangat ditakutkan oleh Putin, karena setiap perubahan opini publik tak saja merusak rencana perang di Ukraina, tapi juga mengancam masa depan kekuasaannya.

Rusia kemudian bertindak yang jauh lebih keras daripada permintaan Uni Eropa agar Facebook dan media sosial tidak menyebarluaskan konten buatan media massa pemerintahan Putin.

Tidak hanya memblokir Facebook dan laman-laman media asing, Rusia juga menerbitkan undang-undang yang membuat wartawan bisa dipenjara karena membuat berita yang bisa mereka kategorikan tidak benar mengenai tentara Rusia di Ukraina.

UU itu mendorong banyak media massa asing seperti BBC dan Bloomberg menghentikan reportase di Rusia, demi melindungi wartawan-wartawan asal Rusia yang bekerja kepada mereka.

Rusia berhak menempuh langkah seperti ini, apalagi mereka menganggap diri dalam keadaan perang walau sebenarnya merekalah yang pantas disebut agresor.

Tapi manuver ini bisa menjadi bukti Rusia justru kalah melawan media sosial yang sudah menjadi alternatif rakyat Rusia dalam mendapatkan kabar selain suara dari pemerintah.

Di sisi lain UU itu membuat Ukraina menjadi medan utama perang informasi bagi Rusia.

Sayang, Rusia tak bisa lagi menyebarkan narasi di Eropa lewat media sosial karena media sosial termasuk TikTok telah dilarang dijadikan kanal bagi propaganda Rusia.

Mungkin tak apa bagi Rusia, karena keadaan itu malah membuat Putin menjadi lebih anteng menguatkan narasi mereka di dalam negeri, apalagi Putin tak begitu peduli kepada opini di luar Rusia.

Cuma, dengan cara begitu, Ukraina akan terus mengungguli Rusia dalam membentuk opini, termasuk dari laporan langsung warga Ukraina di garis depan perang yang akan kian mendominasi narasi di media sosial.

Laporan real-time dalam bentuk banjir video dari medan perang, berkat smartphone yang kian canggih, membuat siapa pun di Ukraina bahkan bisa mengisi peran yang sebelum ini dimainkan wartawan-wartawan perang seperti Walter Cronkite, Peter Arnett dan Christiane Amanpour.

Jika arus informasi via media sosial dari versi Ukraina seperti itu semakin deras, entah itu disinformasi ataupun fakta, maka citra Ukraina sebagai pihak yang benar dalam konflik bisa semakin kuat.

Lagi pula kebanyakan orang akan memihak si korban, dari pada agresor, apalagi agresor yang ambigu dalam menjustifikasi aksinya.

Bagaimana tidak, Rusia menyatakan invasi ke Ukraina itu dilakukan demi melindungi rakyat sipil ketika saat bersamaan membom pemukiman sipil, sampai pembangkit listrik tenaga nuklir pun diserangnya.

Mereka beralasan invasi ke Ukraina demi menumpas neo Nazi ketika pada waktu bersamaan memburu seorang presiden keturunan Yahudi yang justru etnis yang menjadi korban terbesar Nazi.

Satir Ukraina

Dalam perang opini di media sosial, pihak Ukraina terlihat lebih kreatif, sampai menggunakan meme berisi humor bernada kritik dan ironi yang malah membuat orang tersentuh dan bersimpati.

Salah satu satir mereka adalah olok-olok empat jenis penyebab sakit kepala; yakni "migrain, hipertensi, stres dan bertetangga dengan Rusia."

Satir lainnya adalah balasan Ukraina untuk cuitan Rusia yang mengajak mereka mengulang "masa-masa indah" sewaktu Rusia dan Ukraina rukun dalam bingkai Uni Soviet, dengan menyebut Rusia "mantan yang toksik".

Di Rusia sendiri, kaum mudanya yang dilaporkan hanya 47 persen mendukung perang, menjadi pengguna media sosial teraktif. Mereka juga acap memanfaatkan media sosial untuk mengungkapkan pesan antiperang atau suara yang berseberangan dengan rezim.

Mereka berbeda dengan generasi tua yang lebih suka menyantap informasi dari televisi dan media massa pemerintah. Tetapi dua kecenderungan ini bisa berubah seandainya perang tak kunjung berhenti karena bisa semakin menyengsarakan rakyat Rusia sendiri.

Senjata canggih Rusia memang bisa membuat Ukraina bertekuk lutut. Tapi ini tak mungkin dilakukan tanpa serangan brutal seperti dilakukan di Suriah beberapa tahun lalu.

Kabar mengenai korban jiwa yang besar dari pihak Rusia yang kemungkinan masih bisa tersebar lewat platform-platform seperti Instagram, Telegram, atau bahkan WhatsApp sekalipun Facebook telah dilarang, bisa balik menyudutkan Putin.

Rakyat Rusia juga akan bertanya mengapa harus bertindak brutal kepada Ukraina yang adalah bangsa serumpun yang berbahasa dan suku bangsa sama, serta memiliki ikatan kesejarahan dan budaya yang kuat.

Rakyat Rusia mungkin tak ambil pusing ketika Rusia membombardir wilayah-wilayah oposisi Arab Sunni dan Kurdi yang menentang Presiden Suriah Bashar al-Assad yang bukan dari mayoritas Arab Sunni, selain juga membom ISIS, karena Suriah tak memiliki kaitan sekuat dengan Ukraina. Tapi aksi brutal terhadap bangsa serumpun, bisa membuat rakyat Rusia geram.

Apalagi jika perang tak berkesudahan ketika korban tewas, terutama dari pihak Rusia, semakin banyak.

Ketika ini terjadi Putin akan sekuat tenaga mengendalikan lagi narasi sebelum opini publik balik merugikan dia, terlebih sanksi dan boikot internasional semakin menyulitkan rakyat Rusia.

Membuat UU yang bisa memenjarakan wartawan karena memberitakan perang yang tidak sesuai skenario pemerintah, adalah langkah pertama Putin dalam mengendalikan narasi itu.

Langkah ini bisa saja diperluas sampai ke rakyat sipil, termasuk menutup sama sekali semua platform media sosial termasuk layanan-layanan perpesanan seperti Telegram dan WhatsApp.

Jika ini terjadi, generasi muda Rusia yang serba digital dan sudah keranjingan media sosial, bisa meradang dan kemudian bisa saja memelopori suara yang kian kritis terhadap rezim. Dan ini bisa membahayakan Putin.

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

CGSI nilai diplomasi digital berperan kurangi dampak krisis geopolitik

CGSI nilai diplomasi digital berperan kurangi dampak krisis geopolitik

22 November 2023 20:06

G20 yang relevan di tengah "polycrisis" dunia

G20 yang relevan di tengah "polycrisis" dunia

1 Agustus 2022 10:43

Delegasi ADM G20 di Yogyakarta cari solusi dampak konflik Rusia-Ukraina

Delegasi ADM G20 di Yogyakarta cari solusi dampak konflik Rusia-Ukraina

29 Juli 2022 05:50

Menkeu Amerika sindir aksi Rusia jadikan pangan sebagai alat perang

Menkeu Amerika sindir aksi Rusia jadikan pangan sebagai alat perang

15 Juli 2022 20:45

Presiden ajak masyarakat bersyukur harga beras tidak naik

Presiden ajak masyarakat bersyukur harga beras tidak naik

7 Juli 2022 14:15

Indonesia siap bekerja sama atasi krisis pangan global di Sherpa GCRG

Indonesia siap bekerja sama atasi krisis pangan global di Sherpa GCRG

15 Mei 2022 05:29

Sekjen PBB: Negara miskin hadapi krisis dampak perang di Ukraina

Sekjen PBB: Negara miskin hadapi krisis dampak perang di Ukraina

14 April 2022 10:23

Presiden Jokowi: Perang tingkatkan krisis ekonomi dunia

Presiden Jokowi: Perang tingkatkan krisis ekonomi dunia

22 Maret 2022 12:26

Terpopuler

BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

Duel Bali United kontra Dewa United berakhir imbang tanpa gol

Duel Bali United kontra Dewa United berakhir imbang tanpa gol

Bulog siapkan 9 ribu ton stok beras buat Nataru di Bali

Bulog siapkan 9 ribu ton stok beras buat Nataru di Bali

Pemprov tetapkan UMK se-Bali 2026 dengan tertinggi Kabupaten Badung

Pemprov tetapkan UMK se-Bali 2026 dengan tertinggi Kabupaten Badung

Polresta Denpasar larang pesta kembang api pada malam tahun baru

Polresta Denpasar larang pesta kembang api pada malam tahun baru

Top News

  • Gubernur Bali sebut jumlah wisdom turun karena kurangnya maskapai

    Gubernur Bali sebut jumlah wisdom turun karena kurangnya maskapai

    28 Desember 2025 21:22

  • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

    Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

    28 Desember 2025 09:32

  • Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

    Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

    27 Desember 2025 21:53

  • Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

    Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

    27 Desember 2025 14:47

  • Kebun Raya Bali temukan eksistensi kunang-kunang

    Kebun Raya Bali temukan eksistensi kunang-kunang

    26 Desember 2025 10:43

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
notification icon
Dapatkan Berita Terkini khusus untuk anda dengan mengaktifkan notifikasi Antaranews.com