Salah seorang pedagang tembakau gayo, bermarga Ginting (45) di Pasar Simpang Melati Medan Tuntungan, Senin, mengatakan, tembakau tersebut laku keras di pasaran, dan berapa yang ada habis terjual seluruhnya.
Sehingga barang tembakau yang ludes itu, terpaksa harus dipesan lagi dari Blangkejeren dan Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh untuk memenuhi permintaan konsumen maupun warga yang ada di Medan.
"Dalam tiga hari ini ada 56 kilogram stok tembakau yang disimpan di rumahnya.Itu pun seluruhnya sudah habis diborong oleh warga Medan, dan terpaksa harus dipesan lagi ke Aceh," katanya.
Dia mengatakan, banyaknya warga Medan memesan tembakau gayo itu, karena memiliki kualitas yang cukup bagus, harum dan enak rasanya bila diolah jadi rokok.
Selain itu, tembakau gayo ini bisa dijadikan untuk menguatkan gigi bagi ibu-ibu yang sudah lanjut usia.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.