• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bali
Jumat, 9 Januari 2026
Antara News bali
Antara News bali
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Sekda Denpasar: Disiplin dan kinerja baik jadi resolusi tahun baru

      Sekda Denpasar: Disiplin dan kinerja baik jadi resolusi tahun baru

      Selasa, 6 Januari 2026 5:45

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Pemkab Badung perkuat tata kelola ruang untuk cegah bencana

      Minggu, 14 September 2025 22:04

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Wamen BUMN: ANTARA miliki peran ganda strategis di ekosistem jasa informasi

      Senin, 25 Agustus 2025 15:34

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      OIKN: HUT RI jadi momentum bangun Indonesia dari jantung Nusantara

      Minggu, 17 Agustus 2025 21:50

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Wapres Gibran tiba di Istana Merdeka, kenakan busana adat Gayo

      Minggu, 17 Agustus 2025 12:30

  • Updates
    • Ada enam kafe di Jimbaran Bali rusak diterjang angin kencang

      Ada enam kafe di Jimbaran Bali rusak diterjang angin kencang

      Kamis, 8 Januari 2026 15:16

      Sebagian besar Bali diprakirakan hujan ringan hari ini

      Sebagian besar Bali diprakirakan hujan ringan hari ini

      Kamis, 8 Januari 2026 8:49

      Perubahan lalu lintas di Kerobokan Kelod masih uji coba

      Perubahan lalu lintas di Kerobokan Kelod masih uji coba

      Rabu, 7 Januari 2026 21:13

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia berawan pada Minggu

      Minggu, 28 Desember 2025 8:50

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      BBMKG terbitkan peringatan dini potensi angin kencang di Bali

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:45

  • Ekonomi
    • Legislator Jatim: Migas Madura potensial dongkrak ekonomi warga

      Legislator Jatim: Migas Madura potensial dongkrak ekonomi warga

      Kamis, 8 Januari 2026 16:59

      Petani di Denpasar alihkan tanam cabai ke bunga kebutuhan upacara agama

      Petani di Denpasar alihkan tanam cabai ke bunga kebutuhan upacara agama

      Kamis, 8 Januari 2026 14:32

      Trump rencana akuisisi Greenland pengaruhi performa Rupiah

      Trump rencana akuisisi Greenland pengaruhi performa Rupiah

      Kamis, 8 Januari 2026 10:56

      Harga emas Antam Kamis ini turun jadi Rp2,57 juta per gram

      Harga emas Antam Kamis ini turun jadi Rp2,57 juta per gram

      Kamis, 8 Januari 2026 9:56

      Pemprov Bali lanjutkan titik 9 dan 10 Shortcut Singaraja-Mengwitani

      Pemprov Bali lanjutkan titik 9 dan 10 Shortcut Singaraja-Mengwitani

      Rabu, 7 Januari 2026 22:19

  • Humaniora
    • Kota-kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Kota-kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Jumat, 9 Januari 2026 8:30

      Menkes ungkap super flu bukan virus baru

      Menkes ungkap super flu bukan virus baru

      Kamis, 8 Januari 2026 22:07

      BBMKG di Bali terbitkan peringatan dini gelombang tinggi

      BBMKG di Bali terbitkan peringatan dini gelombang tinggi

      Kamis, 8 Januari 2026 21:10

      Museum Perdamaian bakal dibangun di Legian kenang Bom Bali I

      Museum Perdamaian bakal dibangun di Legian kenang Bom Bali I

      Kamis, 8 Januari 2026 19:50

      Polda Bali panen jagung dukung swasembada pangan

      Polda Bali panen jagung dukung swasembada pangan

      Kamis, 8 Januari 2026 18:47

  • Pariwisata
    • DPRD minta Pemkab Tabanan tata ulang restoran melanggar di Jatiluwih

      DPRD minta Pemkab Tabanan tata ulang restoran melanggar di Jatiluwih

      Jumat, 9 Januari 2026 9:00

      Badung lanjutkan rekayasa lalu lintas atasi kemacetan

      Badung lanjutkan rekayasa lalu lintas atasi kemacetan

      Kamis, 8 Januari 2026 20:26

      Kemenpar tekankan penerapan protokol CHSE  untuk antisipasi super flu

      Kemenpar tekankan penerapan protokol CHSE untuk antisipasi super flu

      Rabu, 7 Januari 2026 11:38

      DPRD Bali perdalam temuan hotel di Benoa langgar aturan

      DPRD Bali perdalam temuan hotel di Benoa langgar aturan

      Selasa, 6 Januari 2026 22:15

      Penumpang di Bandara Ngurah Rai capai 1,4 juta selama libur Natal-tahun baru

      Penumpang di Bandara Ngurah Rai capai 1,4 juta selama libur Natal-tahun baru

      Selasa, 6 Januari 2026 3:33

  • Fokus Hoax
    • Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Pakar komunikasi bagikan kiat tak terjebak hoaks pada Pemilu 2024

      Minggu, 3 Desember 2023 22:19

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Menkominfo minta masyarakat tak terhasut hoaks soal bentrokan di Bitung

      Minggu, 26 November 2023 15:28

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Dukungan kurikulum pendidikan jangka panjang diperlukan untuk tangkal hoaks jelang pemilu

      Rabu, 15 November 2023 21:16

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Kemenkominfo ingatkan penyebar hoaks Pemilu 2024 bisa di penjara

      Jumat, 27 Oktober 2023 16:49

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Presiden Jokowi serukan tolak praktik fitnah dan hoaks saat pemilu

      Minggu, 22 Oktober 2023 11:35

  • Olahraga
    • Lima wakil Indonesia maju di perempat final Malaysia Open 2026

      Lima wakil Indonesia maju di perempat final Malaysia Open 2026

      Jumat, 9 Januari 2026 6:55

      Real Madrid maju ke final Piala Super Spanyol

      Real Madrid maju ke final Piala Super Spanyol

      Jumat, 9 Januari 2026 6:46

      Prabowo serahkan bonus atlet peraih medali SEA Games 2025

      Prabowo serahkan bonus atlet peraih medali SEA Games 2025

      Kamis, 8 Januari 2026 17:10

      Lima wakil Indonesia melaju di babak kedua Malaysia Open 2026

      Lima wakil Indonesia melaju di babak kedua Malaysia Open 2026

      Kamis, 8 Januari 2026 10:49

      Barcelona lanjut final usai menang 5-0 atas Athletic di Piala Super Spanyol

      Barcelona lanjut final usai menang 5-0 atas Athletic di Piala Super Spanyol

      Kamis, 8 Januari 2026 6:32

  • Taksu
    • WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      WHDI Badung minta anak muda jadi agen toleransi dan kerukunan

      Senin, 28 Juli 2025 19:02

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Umat Hindu buat upacara penyucian Selat Bali pasca tenggelam KMP Tunu Pratama

      Jumat, 25 Juli 2025 21:55

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Bupati-Wabup Badung ikuti upacara Abhiseka Ida Cokorda Mengwi XIII

      Senin, 7 Juli 2025 19:01

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Pemkab Badung salurkan bantuan untuk umat Buddha jelang Waisak

      Jumat, 9 Mei 2025 20:26

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Wali Kota Denpasar ajak rakyat maknai Galungan dan Kuningan

      Senin, 21 April 2025 22:17

  • Artikel
    • Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Pertamina Patra Niaga perkuat ekosistem inklusi melalui program Sahabat Disabilitas Ubud

      Jumat, 5 Desember 2025 16:54

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Mengintip ruang Sidang Majelis Umum PBB, panggung pidato Prabowo

      Minggu, 21 September 2025 19:14

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Bali percepat payung hukum lembaga baru penuntas perkara di desa adat

      Rabu, 20 Agustus 2025 15:44

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Pengembangan satuan TNI, dari Kopassus, Marinir, hingga Kopasgat

      Minggu, 10 Agustus 2025 10:28

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Menjaga kelestarian rusa timor demi masa depan konservasi

      Sabtu, 9 Agustus 2025 17:48

  • Seni dan Hiburan
    • Arya Saloka belajar bela diri dua bulan demi Algojo

      Arya Saloka belajar bela diri dua bulan demi Algojo

      Kamis, 8 Januari 2026 22:43

      Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Slank adakan konser amal di Bali untuk korban banjir Sumatera

      Sabtu, 27 Desember 2025 14:47

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumbo raih Piala Citra Animasi Panjang Terbaik hingga Piala Antemas

      Jumat, 21 November 2025 6:02

      Daftar pemenang AMI 2025

      Daftar pemenang AMI 2025

      Kamis, 20 November 2025 5:51

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sandhy Sondoro merilis single "Cerita Romansa"

      Sabtu, 15 November 2025 1:02

  • Foto
    • Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Konser amal Hey 42th Slank, solidaritas untuk Sumatra

      Minggu, 28 Desember 2025 9:32

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Perkembangan pembangunan Taman Teknologi Komunikasi Turyapada Tower

      Sabtu, 27 Desember 2025 21:53

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Smart City Bali berbasis Road Safety Policing

      Kamis, 18 Desember 2025 5:42

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Prediksi jumlah penumpang akhir tahun di Bandara Bali

      Kamis, 18 Desember 2025 5:37

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Penyediaan angkutan laut bagi penumpang ke wilayah Indonesia Timur

      Kamis, 18 Desember 2025 5:33

  • Video
    • Bandara Ngurah Rai catat lonjakan penerbangan selama periode Nataru

      Bandara Ngurah Rai catat lonjakan penerbangan selama periode Nataru

      Senin, 5 Januari 2026 22:52

      Inflasi Desember 2025 di Bali tertinggi dalam tiga tahun, capai 2,91%

      Inflasi Desember 2025 di Bali tertinggi dalam tiga tahun, capai 2,91%

      Senin, 5 Januari 2026 20:19

      Di Hari Kasih Sayang Bali, Gubernur traktir kopi lokal dukung UMKM

      Di Hari Kasih Sayang Bali, Gubernur traktir kopi lokal dukung UMKM

      Sabtu, 3 Januari 2026 14:42

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Polda Bali: 225 WNA jadi pelaku kejahatan di Bali pada 2025

      Rabu, 31 Desember 2025 1:00

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Ribuan turis mancanegara dan domestik padati Tanah Lot, Bali

      Selasa, 30 Desember 2025 21:31

  • English

Vaksinasi COVID-19 versus agama

Senin, 23 Agustus 2021 17:44 WIB

Vaksinasi COVID-19 versus agama

Tangkapan layar - Vaksinolog yang juga dokter spesialis penyakit dalam, Dirga Sakti Rambe, dalam Diskusi LKBN ANTARA bertopik "Kupas Tuntas Vaksin COVID-19" yang berlangsung secara virtual dari Jakarta (29/7/2021). (ANTARA)

Kaitan kematian dengan vaksinasi bisa dicek pada data Satgas COVID-19 Pemprov Bali pada 23 Mei hingga 4 Agustus 2021 yang mencatat 834 kematian yang meliputi 47 kematian terkait Vaksin Sinovac, 43 kematian terkait Vaksin AstraZeneca, dan 744 kematian

Denpasar (ANTARA) - "Insyaallah, kondisi saya sekarang masih fit/sehat, tapi saya masih ragu dengan vaksin, antara halal dan haram, dan juga antara aman dan tidaknya, sebab banyak tetangga yang meninggal setelah divaksin," kata seorang teman.

Saat itu, ia bercerita tentang fenomena vaksinasi yang disaksikannya.

Seorang teman yang puluhan tahun tidak bertemu penulis itu mencontohkan di kampungnya, ada tiga tetangga yang meninggal dunia, lalu di kampung istrinya ada tujuh tetangga yang meninggal dunia. Bahkan, di kampung lain didengarnya ada puluhan orang yang meninggal dunia.

Lain halnya dengan teman lain yang sekitar setahunan tidak bertemu karena kondisi darurat COVID-19.

"Kalau saya, saya memang belum vaksin, tapi bukan karena apa-apa, cuma karena takut jarum suntik saja," kata teman yang melakoni profesi "driver online", setelah profesinya sebagai pemandu wisata harus "menganggur" akibat COVID-19.

Namun, penulis juga mempunyai teman yang meninggal dunia setelah vaksinasi selang 4-5 hari. Setelah menjalani vaksinasi siang harinya, pada malam harinya langsung panas dan panasnya tidak turun hingga keesokan harinya terpaksa dibawa ke rumah sakit, namun panasnya tidak turun juga hingga 3-4 hari dan akhirnya meninggal dunia.

Fenomena "kematian" pascavaksinasi itu "diluruskan" oleh seorang vaksinolog yang sekaligus dokter spesialis penyakit dalam, Dirga Sakti Rambe, dalam Diskusi LKBN ANTARA bertopik "Kupas tuntas Vaksin COVID-19" yang berlangsung secara virtual dari Jakarta pada 29 Juli 2021.

"Tidak ada vaksinasi yang menyebabkan kematian, karena fungsi vaksin justru untuk menumbuhkan kekebalan terhadap COVID-19 atau mencegah seseorang terpapar COVID-19. Tidak ada orang yang meninggal karena vaksinasi, karena orang yang meninggal setelah divaksin itu selalu dilaporkan ke Satgas COVID-19 untuk diteliti, ternyata hasil penelitian kasusnya menyimpulkan penyebab kematian umumnya bukan vaksinasi," katanya.

Menjawab pertanyaan dalam diskusi itu, ia menjelaskan penyebab kematian seseorang pascavaksinasi itu bukan disebabkan vaksin, melainkan dia sudah terpapar COVID-19 sebelum divaksinasi, namun tidak terlihat, karena dia mengalami OTG (orang tanpa gejala) dengan masa inkubasi 2-14 hari.

"Jadi, orang itu sudah terpapar COVID-19 duluan, tapi karena OTG, maka gejala COVID-19 itu tidak terlihat, maka dia merasa aman, lalu mengikuti vaksinasi dan setelah beberapa hari meninggal dunia. Ada juga yang meninggal pascavaksinasi karena kormobid penyakit lain, bukan disebabkan COVID-19," katanya.

Menurut dia, vaksinasi itu merupakan "pertahanan" dari paparan virus/penyakit, karena vaksin merupakan zat yang menghasilkan kekebalan terhadap penyakit.

Hal itu mirip protokol kesehatan, seperti masker, jaga jarak dalam kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun yang merupakan "ikhtiar lain" untuk mencegah ("bertahan") dari paparan COVID-19.

"Jadi, cara kerja vaksin itu membentuk kekebalan dalam diri seseorang bila ada penyakit. Vaksinasi itu juga sudah berlangsung puluhan dan bahkan ratusan tahun, seperti vaksin untuk cacar, hepatitis, campak, meningitis, dan sebagainya. Hasilnya, hampir 100 persen atau mayoritas orang aman setelah vaksinasi, hingga ditemukan obat," katanya.

Kaitan kematian dengan vaksinasi bisa dicek pada data Satgas COVID-19 Pemprov Bali pada 23 Mei hingga 4 Agustus 2021 yang mencatat 834 kematian yang meliputi 47 kematian terkait Vaksin Sinovac, 43 kematian terkait Vaksin AstraZeneca, dan 744 kematian tanpa/belum vaksin (Bali Post, 5 Agustus 2021).

Data itu menunjukkan 10,7 persen kematian yang bisa dikaitkan dengan vaksinasi tetapi 89,3 persen kematian justru terjadi karena belum vaksinasi.

Artinya, dampak vaksinasi masih dapat dikendalikan dibandingkan dengan tanpa vaksinasi, apalagi sejak akhir Juni 2021 ada varian baru COVID-19 yang mampu menyebar dengan sangat cepat dan dengan tingkat penularan cukup masif disertai dengan tingkat kematian yang sangat tinggi hingga 5-6 kali lipat dari penularan sebelumnya, apalagi data kematian yang ada itu juga sebagian besar sudah ada varian baru.

Untuk mengatasi keraguan, saat vaksinasi COVID-19 akan didahului dengan "skrining" atau pengujian yang ditandai dengan "wawancara" tertulis atau lisan serta pemeriksaan tensi darah, sehingga jawaban yang jujur dari peserta vaksinasi akan menentukan "pengendalian" dampak/efek vaksinasi itu sendiri. Misalnya, bila tensi darah cukup tinggi, maka solusinya adalah penundaan waktu vaksinasi hingga stabil.

Halal-Haram

Namun, teman yang kebetulan alumnus salah satu pesantren di Jawa Timur itu masih juga mempertanyakan lagi soal vaksin dari sudut pandang hukum Islam, karena ada yang menyatakan haram dan ada juga yang menyatakan halal, sehingga dia memiliki kesan bahwa vaksin adalah "subhat" (di antara halal-haram) yang sebisa mungkin dihindari.

Pertanyaan itu agaknya juga sudah terjawab oleh ulama muda K.H. Ma'ruf Khozin yang merupakan Direktur "Aswaja Centre" PWNU Jatim dan Ketua Komisi Fatwa MUI Jatim dalam tulisan kolomnya bertajuk "Disuntik Vaksin Babi?" (Radar96.com, 24 Maret 2021).

Dalam kolomnya itu, alumnus Pesantren Al-Falah Ploso, Mojo, Kediri, Jatim itu, mengaku sempat berpikiran bahwa ketika divaksin dengan suntikan yang dicurigai mengandung babi adalah suntikan vaksin yang diambilkan dari dagingnya, darahnya, kulitnya, atau organ tubuh yang lain.

Ternyata, anggapannya salah total, setelah mendengar pemaparan dari seorang ilmuwan yang saat ini menjadi peneliti virus dan vaksin "Merah Putih", seorang doktor lulusan Jerman dan menjadi dosen di ITB.

"Maha benar Allah dalam Quran Surah An-Nahl ayat 43 yang memerintahkan untuk merujuk kepada ahlinya, bahkan juga perintah klarifikasi (QS Al-Hujurat ayat 6)," katanya.

Dari penjelasan ahlinya itu, ternyata vaksin dari Tripsin Pangkreas Babi adalah dengan cara mengambil dari pangkreas babi atau dari bagian protein di pangkreas itu diambil yang namanya Tripsin, kemudian dihancurkan. Bentuk Tripsin itu kecil dan tak kasat mata, serta dihancurkan.

Dari kaca mata Fikih, sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh mata (hancur), maka sudah dimaklumi hukumnya yakni pengecualian. Pengecualiannya adalah najis yang tidak terlihat, maka tidak pengaruh (Ianah Ath-Thalibin 1/43).

"Apakah Tripsin ini yang disuntikkan ke dalam tubuh manusia? Ternyata, bukan. Sekali lagi bukan. Tripsin ini untuk melepaskan inangnya karena menempel di pelat padat. Setelah itu, dalam waktu kurang lima menit, Tripsin harus dibersihkan dari inangnya agar inang ini tidak mati," katanya.

Selanjutnya, inang yang sudah terpisah dari Tripsin itu pun diisi kode genetik atau resep membuat virus. Di dalam inang tersebut tumbuh virus. Jumlahnya juga sedikit, cuma 10 mililiter, atau beberapa tetes dari air gelas mineral yang berisi 240 mililiter itu.

Inilah yang dibuat oleh Oxford, dibeli oleh banyak perusahaan, di antaranya AstraZeneca, lalu dikembangkan dalam penampungan besar seukuran ribuan liter, sehingga penghukuman secara Fikih juga sangat maklum.

Dari Abu Umamah Al-Bahili bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya air tidak najis kecuali bila berubah baunya, rasanya dan warnanya". (HR Ibnu Majah).

Akhirnya, virus dipanen dan dimurnikan dan dicampur dengan air lagi dalam jumlah yang besar dan bahan untuk siap disuntikkan. Semua proses produksi di atas hanya menggunakan unsur nonhewani atau dalam artian tidak ada unsur babi dalam bentuk fisik. Nah, vaksin dengan proses itulah yang siap disuntikkan.

Seperti halnya vaksin Meningitis. Saat anda mau umrah dan haji ke Arab Saudi perlu vaksin Meningitis sebagai syarat.

"Kalau suntik vaksin Meningitis mau, tapi giliran AstraZeneca tiba-tiba tidak mau? Padahal, Arab Saudi juga mengharuskan vaksin virus COVID-19 bila ada yang mau ke Arab Saudi," katanya.

Informasi dari sumber lalu menyebutkan pada 1918 terjadi Flu Spanyol yang mematikan dengan korban meninggal dunia mencapai 5-10 kali lipat daripada COVID-19, namun saat itu belum ada media sosial (medsos), sehingga relatif aman dari kegaduhan yang tidak perlu.

Kata kunci

Penjelasan ahli vaksin (vaksinolog) dan ahli agama (fikih) terkait dengan vaksinasi itu menjadi "kata kunci" bagi mereka yang masih ragu dalam setiap masalah, termasuk vaksin atau vaksinasi.

Ya, "bertanya kepada ahlinya" itu agar tidak terjadi salah informasi atau salah paham. Apalagi kesalahan dalam masalah agama bisa berakibat fatal dan berdampak teologis hingga akhirat.

Namun, ajakan untuk "bertanya kepada ahlinya" yang juga diajarkan Islam itu bukan perkara mudah di era medsos, karena medsos cenderung bukan melakukan kritik, namun cenderung melakukan cacian, apalagi kelemahan orang Indonesia adalah soal SARA, sehingga kritik sering melenceng ke cacian akibat soal SARA itu. Kritik itu terkait kebijakan/keputusan yang merugikan/menguntungkan publik, bukan personal seperti cacian yang tidak ada kaitan dengan publik sama sekali.

Ya, akhir-akhir ini, tantangan vaksinasi bukan sekadar soal teknis, tapi sudah masuk ranah SARA (suku/etnik, agama/teologi, ras/pribumi-nopri, antargolongan/strata) yang cukup marak dan bisa sangat gaduh, seperti vaksin babi (agama), penutupan masjid (agama), China (ras/non-pribumi), Madura (etnik), bisnis/jual beli vaksin (strata/kaya-miskin), dan seterusnya.

Bahkan, ada bumbu "politis" dengan membidik pemerintah sebagai "pihak salah". Akhirnya, "bumbu" politis yang bercampur dengan SARA itu dimainkan lewat medsos hingga mirip orang jatuh cinta atau orang benci (tidak pakai logika!). Bukan berarti kritik itu tidak boleh, namun kritik itu menyangkut kepentingan publik, bukan personal atau kepentingan bukan publik.

Apalagi, selain "bertanya kepada ahlinya", Islam juga mengajarkan pentingnya ikhtiar dan pentingnya bersikap "bicara positif atau diam" ("Barangsiapa percaya kepada Allah dan Hari Akhir, hendaklah berkata baik atau diam" - Hadits Riwayat Bukhari-Muslim).

Tentang pentingnya ikhtiar itu antara lain ada dalam kisah Nabi Musa saat berdialog dengan Tuhan. Nabi Musa bertanya tentang obat sakit gigi, lalu dijawab Allah untuk memanfaatkan rumput sebagai obat dan sembuh. Suatu saat, Nabi Musa sakit gigi lagi dan mengobati sendiri dengan rumput tapi sakitnya tidak sembuh, bahkan lebih parah. Nabi Musa pun bertanya kepada Allah yang dijawab bahwa ikhtiar itu tetap ikhtiar, tapi Allah-lah yang menyembuhkan, bukan rumput. Jadi, vaksin atau obat COVID-19 pun sebatas ikhtiar dan Allah-lah Yang Maha Kuasa dan Maha Menyembuhkan.

Dalam kaitan ikhtiar itu pula, Nabi Muhammad SAW mengajarkan untuk "bicara baik/positif atau diam" dalam menilai sesuatu. Bicara/menilai negatif itu bila benar berarti fitnah dan bila salah berarti gibah/menggunjing/cacian. Fitnah dan gibah itu sama-sama tidak dapat dibenarkan, karena fitnah itu lebih kejam daripada membunuh (al-fitnatu asyaddu minal qatl), sedangkan gibah itu setara dengan memakan bangkai saudara sendiri. Orang dibunuh, selesai ketika selesai pembunuhan. Tapi fitnah akan selalu terus bertebaran, apalagi ada medsos, maka diam itu lebih baik.

Dalam Ngaji Virtual Milenial bertema "Menyikapi Carut Marut Infodemik saat Pandemi" (Fanspage Facebook NU Online Jatim, 30/7/2021), pengasuh Pesantren Al-Mahrusiyah Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, K.H. Reza Ahmad Zahid (Gus Reza), mempunyai tiga resep untuk menghindari "jebakan" berita bohong (hoaks), terutama infodemik (hoaks terkait pandemi), yaitu "3-T" yang meliputi tabayyun, tawaqquf dan tajannubudzdzan. Hoaks diera Nabi Adam berisiko keluar dari Surga.

"Pertama, tabayyun (klarifikasi)," kata alumnus al-Ahgaff University Hadramaut Yaman tersebut.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Hujurat ayat 6 yang terjemahannya, "Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu".

Kedua, tawaqquf, yakni sikap atau perbuatan untuk menahan diri dan tidak langsung mempercayai kabar yang kita terima. Tidak langsung kemudian digeneralisasi dari berita yang kita temukan.

Allah SWT berfirman dalam Al Quran Surat Al-Isra’ ayat 36 yang terjemahnya, "Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban".

Tawaqquf di sini juga bisa berarti menahan diri dengan bertanya kepada ahlinya. Dalam satu makalahnya, Imam al-Ghazali mengatakan, "lau sakata man laa yadri laqallal khilaf baynal khalqi. (Ketika orang-orang yang tidak tahu atau tidak memiliki ilmu itu diam saja, tidak banyak bicara, dan berkomentar, niscaya pertikaian dan perbedaan pendapat di antara manusia akan terminimalisasi)".

"Karut-marut permasalahan yang kita rasakan saat ini, termasuk faktornya adalah mereka orang-orang yang tidak tahu tentang duduk permasalahan, ikut menge-'share' (membagikan), mereka ikut berkomentar, sehingga mereka menjadi komentator-komentator yang 'zonk' tentang pengetahuan. 'Na’udzubillahi min dzalik'," ujar cucu K.H. Mahrus Aly ini.

Ketiga, tajannubudzdzan (menjauhi asumsi atau prasangka). Tajannubudzdzan di sini juga bisa berarti menahan diri dengan diam atau menjauhi prasangka/negatif.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hujurat ayat 12. "Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang".

Pewarta: Edy M Yakub
Editor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.



  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Menkes ungkap super flu bukan virus baru

Menkes ungkap super flu bukan virus baru

11 jam lalu

Tujuh imbauan WHO soal COVID-19 kembali merebak

Tujuh imbauan WHO soal COVID-19 kembali merebak

5 Juni 2025 09:02

Pemkab Jembrana waspadai kemunculan COVID-19

Pemkab Jembrana waspadai kemunculan COVID-19

4 Juni 2025 21:03

Dinkes antisipasi lonjakan kasus COVID-19 dari dalam Provinsi Bali

Dinkes antisipasi lonjakan kasus COVID-19 dari dalam Provinsi Bali

4 Juni 2025 20:11

Dispar Bali: Lonjakan COVID-19 di negara tetangga belum berdampak

Dispar Bali: Lonjakan COVID-19 di negara tetangga belum berdampak

4 Juni 2025 15:26

Pemprov Bali percepat atasi rabies melalui Smile didukung UNDP

Pemprov Bali percepat atasi rabies melalui Smile didukung UNDP

11 Februari 2025 17:23

6,3 juta lebih turis wisata ke Bali sepanjang 2024

6,3 juta lebih turis wisata ke Bali sepanjang 2024

4 Februari 2025 07:52

HMPV bukan penyebab pandemi selanjutnya

HMPV bukan penyebab pandemi selanjutnya

14 Januari 2025 14:12

Terpopuler

Gubernur Bali bagi waktu seminggu buat blusukan dan kantor selama 2026

Gubernur Bali bagi waktu seminggu buat blusukan dan kantor selama 2026

Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

Pemprov Bali siapkan perda atur tabungan minimal wisatawan mancanegara

Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

Gubernur Bali: Pungutan wisman selama 2025 capai Rp369 miliar

Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

Gubernur Bali traktir warga makan dan minum saat Hari Tumpek Krulut

Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

Bali United berhasil bungkam Arema 1-0

Top News

  • Lima wakil Indonesia maju di perempat final Malaysia Open 2026

    Lima wakil Indonesia maju di perempat final Malaysia Open 2026

    3 jam lalu

  • Real Madrid maju ke final Piala Super Spanyol

    Real Madrid maju ke final Piala Super Spanyol

    3 jam lalu

  • Menkes ungkap super flu bukan virus baru

    Menkes ungkap super flu bukan virus baru

    11 jam lalu

  • Kodam Udayana ungkap penahanan Pelda Christian Namo di Denpom Kupang

    Kodam Udayana ungkap penahanan Pelda Christian Namo di Denpom Kupang

    13 jam lalu

  • Museum Perdamaian bakal dibangun di Legian kenang Bom Bali I

    Museum Perdamaian bakal dibangun di Legian kenang Bom Bali I

    14 jam lalu

Antara News bali
bali.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Updates
  • Business
  • Education
  • Tourism
  • Fokus Hoax
  • Sports
  • Taksu
  • Spectrum
  • Entertainment
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA