Pemkab Klungkung Adakan Ritual di Gunung Salak

Pemkab Klungkung Adakan Ritual di Gunung Salak

Bupati Klungkung (Antara Bali Via Humas Pemkab Klungkung/2017/IST)(edm)

Semarapura (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali, mengadakan kegiatan ritual "Bakti Penganyar" di Pura Agung Jagatkartha, Desa Taman Sari, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.

"Ritual `Bhakti Penganyar` yang digelar Rabu (6/9) serangkaian pujawali agung yang berlangsung di pura tersebut pada hari Purnama Sasih Katiga, Selasa (5/9)," kata Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melalui surat elektronik yang diterima Antara di Denpasar, Kamis.

Bersama wakilnya, Made Kasta, dan jajaran organisasi perangkat daerah dan ratusan umat sedarma menghadiri kegiatan ritual "pengayar" tersebut yang diawali dengan "ngaturang" bebantenan di masing-masing tempat suci (pelinggih).

Kegiatan ritual tersebut dipimpin (dipuput) Ida Pedanda Gede Putu Singarsa dari Geriya Cimahi, Bandung, Jawa Barat.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menyampaikan ritual "Bhakti Penganyar" tersebut sebagai wujud "srada bhakti" umat ke hadapan Ida Bhatara (Tuhan Yang Maha Esa) yang beristana di pura tersebut.

Melalui "Bhakti Penganyar" itu, diharapkan masyarakat dan pemerintah senantiasa mendapat tuntunan dalam melanjutkan pembangunan serta perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa.

"Kegiatan ritual tersebut dapat terlaksana dengan baik dan lancar," ujar Bupati Suwirta didampingi Wabup Made Kasta.

Ketua panitia kegiatan ritual tersebut, I Dewa Gde Ngurah Utama, menyampaikan pujawali tahun ini merupakan pujawali ke-12.

Ritual pujawali dilaksanakan setiap tahun pada Purnama Sasih Katiga.

"Kami ucapkan terima kasih atas peran serta `Bakti Penganyar` dari Pemkab Klungkung," ujarnya.

Rangkaian pelaksanaan pujawali dimulai sejak 7 Agustus dengan prosesi "matur piuning", "nuasen karya" dan "pawintenan sari panitia", sedangkan pada puncak pujawali dilakulan prosesi mecaru (pembersihan) di Pura Petirthan, mecaru, dan nunas tirta (air suci). (*)
Pewarta : IK Sutika
Editor: Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2017