Sabtu, 23 September 2017

ITDC Pentaskan "Kebo Iwa Art Performance" (video)

| 1.333 Views
id Kebo Iwa Art, maskot Nusa Dua, ITDC, pemkab badung, bali visit
ITDC Pentaskan
Pementasan "Kebo Iwa Art Performance & Gala Dinner" di Pulau Peninsula, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Bali. (ANTARA Bali/Komang Suparta/wdy/17)
Denpasar (Antara Bali) - Pengembangan Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development Corporation-ITDC) menggelar pementasan "Kebo Iwa Art Performance & Gala Dinner" di Pulau Peninsula, Kawasan Pariwisata Nusa Dua, Bali.

Managing Director ITDC Wayan Karioka di Nusa Dua, Kamis malam mengatakan, kegiatan "Kebo Iwa Art Performance & Gala Dinner" merupakan garapan tarian kolosal yang dijadikan sebagai maskot Nusa Dua.

"Dengan pagelaran tari kolosal tersebut diharapkan menjadi ikon baru Nusa Dua, khususnya dalam seni dan budaya," ujarnya.

Selain itu, kata dia, tujuan dari diselenggarakan kegiatan tersebut untuk mempromosikan kawasan pariwisata Nusa Dua sehingga dapat meningkatkan kunjungan turis, khususnya wisatawan mancanegara serta mempromosikan kekayaan budaya Indonesia yang beranekaragam melalui seni pertunjukan.

"Manfaat lain yang diberikan adalah memberi kesempatan kepada para seniman lokal untuk terus berkreasi mengembangkan bentuk-bentuk kesenian baru yang dapat dinikmati oleh para wisatawan," katanya.

Dalam menyelenggarakan ajang tersebut, ITDC bekerja sama dengan Sabha Yowana (kelompok pemuda-pemudi) Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung dengan penabuh gamelan sebanyak 27 orang dan 27 penari.

Dalam persiapan untuk tampil pada kegiatan "Kebo Iwa Art Performance", maka Sabha Yowana melakukan persiapan selama 2,5 bulan. Kesenian tersebut di bawah binaan I Wayan Agus Darmayana dan I Wayan Pradnya.

Karioka menambahkan, Sabha Yowana diharapkan dapat memberikan penampilan terbaiknya dalam setiap pementasan kesenian tersebut.

Sementara itu, Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa mengaku bangga dengan kreativitas yang dilakukan oleh Sabha Yowana Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan.

"Saya bangga generasi muda di sini (Desa Adat Bualu) mampu menciptakan karya seni yang menjadi ikon Nusa Dua. Tarian kolosal ini juga menjadi cerita sejarah terbentuknya Nusa Dua," katanya.

Suiasa juga menyarankan kepada generasi muda di Kabupaten Badung agar terus inovatif dan kreatif dalam melestarikan seni budaya. Dan terbukti dari kreatif seni ini melahirkan kesenian kolosal yang luar biasa, dan menjadi khasanah dalam berkesenian.

"Kami dari Pemerintah Kabupaten Badung pasti mendukung atas kreativitas yang dilakukan generasi muda dalam pelestarian seni dan budaya. Karena dengan potensi budaya ini akan menarik lebih banyak wisatawan ke Bali," ucapnya.(WDY)

Video oleh : I Komang Suparta


Editor: I Gusti Bagus Widyantara

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga