Denpasar (Antara Bali) - I Made Gita Narendra Kumara, salah satu siswa terbaik jebolan SMA Bali Mandara kembali menorehkan prestasi bergengsi tingkat internasional,  terpilih mengikuti program magang di CERN (Conseil Europeenpour la Recherce Nucleaire) sebuah laboratorium fisika terbaik di dunia yang berbasis di Jenewa, Swiss.


Kepala Biro Humas Prov Bali, Dewa Gede Mahendra Putra di Denpasar, menyatakan, Gita Narendra lulusan terbaik di SMA Bali Mandara tersebut akan  magang di CERN  Juni – Agustus 2016 untuk menambah kemampuannya dalam bidang ilmu fisika di laboratorium tersebut.


CERN merupakan kompleks laboratorium percepatan partikel terbesar di dunia untuk riset dan eksperimen fisika energi tinggi yang kredibelitasnya sudah  diakui masyarakat Internasional.


Dewa Mahendra menyatakan proses penerimaan remaja yang akrab disapa Narendra itu di laboratorium bergengsi tersebut yaitu Narendra yang kini tengah mengikuti beasiswa pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Teknik Elektro itu telah memulai proses registrasi di awal Januari 2016.


Berbagai tahap telah dia lalui, mulai dari tahap administrasi hingga tahap penilaian yang melibatkan tim penilai nasional hingga internasional telah dilalui.


"Dari ratusan pelamar, akhirnya  dua mahasiswa yang kebetulan sama sama berasal dari ITB berhasil lolos seleksi mendapatkan kesempatan langka ini, salah satunya Gita Narendra. “ ujarnya.


Menurut Dewa Mahendra,  Narendra bukan satu satunya jebolan SMA Bali Mandara yang berlokasi di perbatasan Desa Bulian-Kubutambahan, Buleleng  yang membanggakan,  karena masih  banyak jebolan SMA Bali Mandara lainnya yang juga telah menerima beasiswa pendidikan baik di dalam maupun di luar negeri.


Sedangkan bagi  Narendra, Ini bukan kali pertama dia menorehkan prestasi di bidang akademik seperti tahun 2012 sudah banyak pencapaian putra dari I Nengah Sugita dan Ni Made Sutiari itu.


“Di bidang sains telah banyak prestasi, salah satunya ya itu memenangi Olimpiade Fisika Internasional mewakili Indonesia. Dan berkat prestasi itulah dia diterima di ITB,” beber birokrat asal Buleleng tersebut.


Dewa Mahendra berharap pencapaian prestasi ini bisa memotivasi para anak muda Bali agar terus berkarya memaksimalkan potensi dir dan keberhasilan  Narendra harus dijadikan inspirasi bahwa putra putri Bali pun siap bersaing di kancah internasional.


Dewa Mahendra juga menyampaikan harapannya secara pribadi,  agar program ini bisa memberikan koneksi dan relasi kepada ahli-ahli di bidang teknologi dan sains dunia, sebab melalui program ini bisa membuka peluang untuk melanjutkan studi S2 di sana.


Secara khusus, Dewa Mahendra juga menyampaikan harapan Gubernur Pastika sebagai penggagas sekolah SMA Bali Mandara yang menampung siswa miskin berprestasi itu sudah pasti bangga dengan pencapaian Narendra, dan dia mengharapkan jejak prestasi ini bisa diikuti oleh putra putri Bali yang lain.


“Bapak Gubernur sangat mengapresiasi dan menyampaikan selamat untuk  Narendra, dan beliau juga berharap kelak akan bermuculan lebih banyak lagi 'Narendra'  lain dari Bali,” tandasnya. (imt/adt)



Pewarta: I Made Tinggal Karyawan
Uploader : I Nyoman Aditya T I

COPYRIGHT © ANTARA 2026