Tabanan (Antara Bali) - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-95 yang dipusatkan di Desa Bantas, Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Bali berhasil merampungkan tiga sasaran pokok, salah satunya menyangkut pembangunan jembatan.
Pembangunan jembatan sepanjang delapan meter, lebar tiga meter dan tinggi 3,5 meter berhasil dirampungkan untuk memperlancar transportasi di daerah perdesaan itu, kata Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Choiril Anwar, di Tabanan, Kamis.
Selain itu juga pembangunan jalan dengan geladag dan pembetonan sepanjang 135 meter dan lebar tiga meter serta pembangunan senderan jalan sepanjang 114 meter dan tinggi 2,5 meter.
Demikian pula sasaran tambahan membangun badan jalan sepanjang 115 meter dan lebar empat meter, pembuatan senderan kuburan sepanjang 20 meter dan tinggi dua meter serta bedah rumah satu unit di Desa Pejaten, Kediri.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan dengan metode Operasi Bhakti dan Komsos. Kegiatan itu melibatkan 150 orang personil TNI dan unsur pendukung dari masyarakat di sekitar lokasi kegiatan dengan jumlah rata-rata perharinya sebanyak 75 orang.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan TNI setiap tahunnya itu mendapatkan apresiasi dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika seperti yang disampaikan lewat sambutan tertulis yang dibacakan Penjabat Bupati I Wayan Sugiada.
Pembangunan nasional memerlukan peran serta yang optimal dari komponen masyarakat. Program terpadu yang dilaksanakan secara sinergis berbagai pihak akan mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan menyangkut berbagai aspek kehidupan.
"Salah satu bentuk keterpaduan program itu adalah TMMD. Program ini merupakan wujud nyata partisipasi TNI bersama masyarakat dalam pembangunan daerah. Sekaligus membantu pemerintah daerah dalam rangka mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Khususnya masyarakat desa," ujar Gubernur Pastika.
Gubernur Pastika uga menilai bahwa TMMD kali ini telah mampu merealisasikan program melalui penyelesaian berbagai kegiatan fisik dan nonfisik walaupun dengan dana terbatas.
Kegiatan itu memiliki nilai tambah yang cukup tinggi dan langsung dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat. (WDY)