Tabanan (Antara Bali) -Sebanyak 133 peserta utusan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Tabanan, Bali akan ikut ambil bagian dalam studi banding ke Pedukuhan Kasongan Desa Bangun Jiwo Kecamatan Kasian Kabupaten Bantul, Yogjakarta selama lima hari, 19-23 Mei 2015.
"Mereka berasal dari BPD di seluruh desa itu sebelum keberangkatannya diberi pelatihan," kata Kepala BPMD Kabupaten Tabanan IGN Supanji selaku ketua panitia studi banding tersebut, Selasa,
Bimbingan teknis tersebut dibuka Asisten II Sekda Kabupaten Tabanan Wayan Yatnanadi, dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Tabanan Ketut Suryadi. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan wawasan sekretaris BPD dalam penyelenggaraan pemerintah Desa dan pelayanan kepada masyarakat.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dalam sambutan tertulis dibacakan Wayan Yatnanadi menyatakan, pihaknya berupaya menyusun strategi dan program yang berbasis masyarakat.
Upaya tersebut ke depan lebih ditingkatkan untuk mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat di tingkat pedesaan, serta meningkatkan pemberdayaan masyarakat desa. "Untuk menyelenggarakan pemerintahan yang baik serta menyukseskan seluruh program pemerintah saya minta dukungan seluruh masyarakat," ujar Bupati Eka.
Ia juga mengharapkan kepada seluruh sekretaris BPD yang akan mengikuti studi banding di yogjakarta agar bisa menggunakan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Pihaknya juga mengajak seluruh penyelenggara pemerintahan desa untuk lebih memacu diri menambah wawasan serta pengetahuan guna meningkatkan kemampuan. (WDY)
