Tabanan (ANTARA) - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tabanan mengakibatkan kejadian tanah longsor hingga berdampak pada sebuah rumah ambruk di Banjar Kuwun Pancak Desa Kuwun, Tabanan (21/1).
Selain rumah ambruk, peristiwa ini juga mengakibatkan dua korban yakni ibu dan anak hanyut terbawa derasnya air sungai yang meluap.
Dua korban tersebut yaitu seorang ibu bernama Yuliana (27) bersama anaknya yang masih balita bernama Aodri.
Tim gabungan yang terdiri dari TNI, SAR dan anggota kepolisian Polres Tabanan membersihkan reruntuhan rumah dan menyisir sungai yang letaknya tidak jauh dari rumah korban.
"Kejadian ini terjadi saat hujan lebat sekitar pukul 04.00 wita. Rumah ambruk jadi ibu dan anak menjadi korban. Mereka hanyut dibawa arus air, " kata Komandan Kodim 1619, Tabanan, Letkol Inf Trijuang Danarjati di lokasi.
Adapun Semi Banafanu, suami korban, ditemukan selamat dan langsung di bawa ke RSUD Tabanan untuk dirawat.
Wakil Bupati Tabanan Made Dirga menghimbau dalam kondisi cuaca buruk yang masih terjadi tetap waspada dan tidak berpergian keluar rumah.
"Dampak dari kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan bersinergi dengan TNI, Sar untuk membantu mencari dua korban yang sampai saat ini belum ditemukan. Untuk bantuan tentu saja kami akan memberikan apa yang di perlukan korban yang tertimpa bencana, " ujar Made Dirga
