Mangupura (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, melalui Dinas Pertanian dan Pangan menyelenggarakan layanan sterilisasi serta vaksinasi gratis bagi hewan penular rabies.
“Melalui kegiatan ini kami juga berharap masyarakat semakin peduli dan lebih bertanggung jawab dalam memelihara hewan, terutama kesehatan hewan peliharaannya,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana di Mangupura, Minggu.
Ia mengatakan kegiatan yang diselenggarakan di Klinik Hewan Mangupura Vet Care pada 22–23 November itu cukup diminati oleh masyarakat.
“Kami membuka 100 kuota sterilisasi gratis dan langsung terisi penuh hingga hari terakhir pendaftaran. Tingginya minat masyarakat ini mengingat biaya prosedur sterilisasi tergolong mahal jika dilakukan secara mandiri,” kata dia.
Wayan Wijana menjelaskan sterilisasi merupakan salah satu strategi kunci dalam pengendalian populasi anjing di Badung.
“Melalui pengendalian populasi ini kami ingin dapat mengurangi kasus gigitan, terutama di desa-desa dengan populasi anjing tinggi dan di kawasan yang terdapat banyak anjing liar,” ucapnya.
Sedangkan untuk layanan vaksinasi rabies, lanjut dia, pihaknya tidak membatasi masyarakat yang datang membawa peliharaannya untuk divaksin.
Hal itu sesuai dengan komitmen Pemkab Badung yang terus berupaya menggenjot capaian vaksinasi rabies, yang hingga November 2025 cakupan vaksinasinya telah mencapai 84 persen dari estimasi populasi hewan penular rabies sebanyak 98 ribu ekor.
“Standar nasional itu 70 persen, jadi kami di Badung setiap tahun sudah di atas 80 persen, bahkan 90 persen,” ungkap Wayan Wijana.
Ia menambahkan kedepannya kegiatan serupa akan dilaksanakan secara rutin dan diarahkan ke wilayah desa, terutama desa-desa yang populasi anjing yang cukup besar atau wilayah dengan kasus gigitan yang cukup banyak.
“Ini salah satu upaya kami dalam memberikan kenyamanan kepada masyarakat, memberikan keamanan kepada wisatawan, terutama dari kasus gigitan anjing liar,” ucap I Wayan Wijana.
