Denpasar (ANTARA) - Sekretaris Daerah (Sekda) Bali Dewa Made Indra saat pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Bali memastikan bahwa anggota pasukan pengibar dalam HUT Ke-80 RI di Bali tersebut telah melalui proses seleksi yang objektif.
“Anak-anak Paskibraka ini telah melalui proses seleksi yang ketat, objektif, dan panjang, jadi inilah yang terpilih,” kata dia dalam keterangan di Denpasar, Sabtu.
Sekda Dewa Indra mengatakan dapat terlihat dari 72 orang anggota Paskibraka Provinsi Bali yang dikukuhkan bagaimana kesiapan mereka dalam menaikkan dan menurunkan bendera Merah Putih.
Mereka berlatih di Lapangan Niti Mandala Renon sejak 28 Juli 2025 setiap pukul 06.00 dan 16.00 Wita.
72 pelajar ini sendiri mengikuti seleksi Paskibraka Provinsi Bali 2025 pada 20-22 Mei lalu di GOR Lila Bhiana Denpasar, dimana mereka adalah yang berhasil terpilih di antara 90 orang peserta yang berasal dari sembilan kabupaten/kota di Bali lainnya.
Proses terpilihnya para pengibar juga berdasarkan penjurian yaitu dinilai oleh Tim Juri Seleksi Paskibraka Provinsi Bali Tahun 2025 terdiri dari unsur BPIP, DPPI, Kesbangpol Provinsi, TNI, Polri, Rumah Sakit Mata Bali Mandara dan Tim Psikolog.
“Kita lihat, mereka luar biasa, karena itu kami optimistis pada tanggal 17 Agustus nanti mereka siap melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Dewa Indra.
Birokrat nomor satu di Pemprov Bali itu juga menyampaikan terima kasih ke orang tua para anggota Paskibraka daerah yang mendukung langkah putra putrinya, sebab tanpa dukungan itu mereka tidak akan di posisi saat ini.
“Mewakili Pemprov Bali, saya juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua anggota Paskibraka, para orang tua telah mendukung, mengikhlaskan, dan memberi kesempatan kepada putra-putrinya untuk mengikuti latihan, tanpa dukungan orang tua, tentu anak-anak kita ini tak bisa mengikuti proses yang berlangsung cukup lama,” kata dia.
Adapun kegiatan Paskibraka Provinsi Bali selama pemusatan latihan adalah pemberian materi dari tim Kesbangpol Bali berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan Satpol PP Provinsi Bali, TNI, Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia Provinsi Bali.
Selain baris-berbaris, mereka juga menerima pembekalan materi kebangsaan, nasionalisme, dan Pancasila.
Proses pengukuhan terhadap 72 anggota yang akan mengibarkan bendera Merah Putih di Lapangan Niti Mandala Renon sendiri diawali dengan pembacaan Ikrar, dilanjutkan dengan mencium bendera, pembacaan pernyataan pengukuhan oleh Sekda Bali, penyematan Lencana Latihan Kepemimpinan Perintis, dan pemasangan kendit (sabuk) kepada pemimpin pasukan.
