Jembrana, Bali (ANTARA) - Belasan rumah warga di Kabupaten Jembrana, Bali mengalami rusak ringan akibat diterjang angin puting beliung yang melanda daerah itu pada Minggu (18/1) petang.
"Bantuan seperti terpal sudah kami salurkan. Warga juga melakukan perbaikan mandiri dengan mengganti genteng yang rusak.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana I Putu Agus Arthana Putra di Jembrana, Senin.
Ia menjelaskan ada 14 rumah warga di Banjar Anyar Tengah, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana terdampak angin puting beliung disertai hujan itu.
Mengingat cuaca ekstrem sering terjadi, pihaknya mengimbau masyarakat untuk waspada khususnya saat mendung gelap.
"Hindari berada di bawah pohon yang rawan roboh maupun bangunan yang rapuh khususnya pada bagian atap," katanya.
Dia juga meminta masyarakat segera melapor ke Kantor BPBD jika terjadi bencana, sehingga petugas bisa merespon dengan cepat untuk melakukan pertolongan, maupun memberikan bantuan kebutuhan pokok.
Setelah bencana akibat angin puting beliung, warga di Banjar Anyar Tengah melakukan gotong royong memperbaiki atap rumah tetangganya yang rusak.
Perbekel (Kepala) Desa Penyaringan I Made Dresta mengatakan selain di Banjar Anyar Tengah, angin puting beliung juga menerpa permukiman warga di Banjar Anyar Kaja.
"Di Banjar Anyar Kaja satu rumah rusak. Sebagian besar rumah warga yang rusak berada di Banjar Anyar Tengah," imbuhnya sembari menambahkan kejadian itu merupakan yang pertama kali terjadi menyebabkan belasan rumah rusak.
