Denpasar (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar bersama tim gabungan mengevakuasi warga negara asing (WNA) asal India yang merupakan kru kapal LC Astrolabe di perairan Selat Badung, Bali.
"Informasi awal, kapal rencananya akan berlayar dari Australia menuju Pulau Batam, namun mendekati perairan Bali salah satu kru mengalami masalah kesehatan," kata Kepala Kantor SAR Denpasar I Nyoman Sidakarya di Denpasar, Senin.
Ia menjelaskan laporan pertama kali diterima melalui PT Bayu Cipta Samudra selaku agen kapal.
Ada pun proses evakuasi dimulai dari tim SAR gabungan dan agen kapal bergerak ke koordinat 8 derajat 46'11.99"S-115 derajat 14'37.17"E di parairan Selat Badung.
"Setelah kami laksanakan plotting (penentuan) koordinat, jarak intercept (potong) mencapai 3.08 mil laut (ML) dengan heading 139
derajat dengan waktu tempuh sekitar 30 menit," ujar Kepala Kantor SAR Denpasar.
Tim SAR dari berbagai unsur sebanyak 10 orang tiba sekitar pukul 08.00 Wita untuk menjangkau kapal dan selanjutnya melaksanakan proses evakuasi.
Setelah tiba, diketahui bahwa kru Kapal LC Astrolabe yang merupakan WNA India itu bernama Sriram Veeramani Krishnan, laki-laki berusia 43 tahun.
Korban diketahui mengalami gangguan kesehatan saat berlayar, namun syukurnya tim medis dari Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar dan Clinik Nusa Medica yang melakukan pemeriksaan awal kondisi kesehatannya menyatakan masih stabil dan tidak memerlukan penanganan khusus saat proses mobilisasi.
Akhirnya WNA India tersebut dapat dengan mudah dibawa ke Rumah Sakit Siloam untuk penanganan lebih lanjut, sementara tugasnya digantikan oleh kru lain.
"Proses evakuasi memakan waktu sekitar 40 menit, target selanjutnya dibawa menuju RS Siloam guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” kata Sidakarya.
Kantor SAR yang memiliki wilayah kerja seluruh Bali itu dalam proses evakuasi dibantu namun Lanal Denpasar, Ditpolairud Polda Bali, Imigrasi, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, Polairud Mabes Polri, VTS Pelabuhan Benoa, Klinik Nusa Medica, Polsek Kawasan Benoa, dan agen kapal.
