Gianyar, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gianyar, Bali, menghidupkan permainan tradisional dalam lomba khusus untuk menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
"Lomba-lomba yang dipilih merupakan bagian dari olahraga tradisional sesuai dengan arahan Desain Besar Olahraga Nasional," kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Gianyar I Wayan Wirasa di Gianyar, Bali, Selasa.
Permainan tradisional itu mulai diadakan pada Selasa (12/8) yang berlokasi di Alun-alun Kota Gianyar dan dimeriahkan oleh para pegawai instansi pemerintah daerah, badan usaha milik daerah (BUMD) dan masyarakat kabupaten yang dikenal dengan karya seni dan budaya itu.
Sejumlah permainan tradisional yang hadir dalam lomba HUT RI itu di antaranya lomba metajog atau egrang dan lomba terompah.
Egrang permainan tradisional dengan nama tajog di Bali yang menggunakan sepasang bambu sebagai alat untuk berjalan dalam kelompok.
Sedangkan terompah adalah permainan menggunakan alas kaki tradisional berupa berupa sandal dari kayu yang dilakukan secara berkelompok.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan mengadakan lomba menangkap anak babi ternak atau ngejuk kucit pada Jumat (15/8).
Lomba tersebut membutuhkan kerja sama, koordinasi dan gerak cepat tim dalam mengeksekusi tujuan.
Wirasa menambahkan tujuan olahraga tradisional itu untuk memberikan ruang membangkitkan kembali permainan-permainan tradisional dan memberikan pengetahuan kepada generasi muda, bahwa permainan itu masih ada dan perlu dilestarikan.
Selain itu, menumbuhkan kebersamaan dan rasa nasionalisme kepada bangsa dan negara Indonesia menyemarakkan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI.
Sasaran utamanya, kata dia, adalah generasi muda sebagai aset penerus bangsa agar rasa cinta tanah air dan menghormati nilai-nilai kearifan lokal dan kebangsaan makin tumbuh.
"Dengan dibangkitkannya olahraga tradisional itu akan mengurangi pengaruh buruk dari teknologi yang menyasar anak muda dan masyarakat," ujar dia.
Baca juga: Pemkab Tabanan puji pelestarian budaya lewat Festival Bantiran
Baca juga: Permainan tradisional meriahkan HUT Kota Singaraja
Baca juga: Bupati Gede Dana jadi Idola Peserta Lomba Permainan Tradisional Antar Sekolah di Karangasem
Baca juga: Disbud Buleleng gunakan permainan rakyat bentuk karakter anak
Baca juga: Kemendikbud: Festival Permainan Rakyat Bali kokohkan karakter anak
Baca juga: Pemkot Denpasar sosialisasikan budaya literasi lewat permainan tradisional
