Denpasar (ANTARA) - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali merayakan HUT Ke-80 RI dengan menggelar perlombaan baleganjur sebagai wujud semangat kemerdekaan.
Kepala Dinas Kebudayaan (Dishub) Bali I Gede Arya Sugiartha di Denpasar, Sabtu, mengatakan kesenian baleganjur menggambarkan suasana yang semangat sehingga sesuai untuk menggambarkan suasana kemerdekaan.
“Baleganjur itu penyemangat, dengan baleganjur jadi orang akan berlomba-lomba juga, semangatnya dipacu masyarakat kita, kan sesuai dengan semangat perjuangan para pejuang-pejuang kemerdekaan kita,” kata dia.
Dalam perlombaan baleganjur kreasi ini puluhan sekaa atau kelompok seni dari sembilan kabupaten/kota di Provinsi Bali berpartisipasi untuk dicari lima pemenang.
“Penilaiannya kualitas, kebersamaan, dan juga bagaimana semangat mereka untuk membawakan baleganjur itu sebagai identitas semangat 17 Agustus-an ini,” ujar Kepala Disbud Bali.
Kolaborasi Forkopimda Bali ini diikuti oleh Pemprov Bali, Kodam IX/Udayana, Polda Bali, Kejati Bali, Pangkalan TNI AL Bali, dan Pangkalan TNI AU I Gusti Ngurah Rai.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menambahkan bahwa budaya merupakan salah satu identitas Indonesia, sehingga perlombaan baleganjur ini akhirnya dipilih.
“Bali bukan sekadar nama melainkan julukan yang melekat pada keindahan alam dan kekayaan seni budaya tiada duanya, seni dan budaya adalah magnet utama yang membuat Bali dicintai dunia, seni baleganjur merupakan salah satu identitas bangsa kita,“ kata dia.
Mayjen TNI Piek Budyakto berharap pagelaran seni baleganjur ini dapat meningkatkan peran generasi muda untuk mengisi pembangunan di bidang seni, sehingga semakin banyak wisatawan datang menikmati kekayaan seni budaya Bali.
Dengan ini maka kontribusi bagi perekonomian daerah dan nasional akan bertambah dari segi pariwisata budaya.
“Selain itu sebagai upaya meningkatkan perputaran ekonomi, pada kesempatan ini juga kita melibatkan pelaku UMKM turut berpartisipasi sehingga kegiatan ini akan membawa dampak positif tidak hanya bidang seni tapi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya menambahkan selain perlombaan baleganjur di Lapangan Puputan Badung, rangkaian perayaan HUT Ke-80 RI oleh Forkopimda Bali akan dilanjutkan dengan ajang lari internasional di KEK Kura-kura Bali Serangan.
Tercatat sebanyak 3.000 peserta dari dalam dan luar negeri telah mendaftar dan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Agustus 2025 pekan depan.
“Bagaimana kita bisa mengangkat Bali, khususnya Bali di seni dan budaya, ada pariwisata juga, makanya dalam kegiatan-kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak, tidak hanya masyarakat Bali namun juga wisatawan asing makanya namanya International Trail Run, dan itu lokasinya di objek wisata,” kata dia.
Dengan dua agenda besar ini, Kapolda Bali meyakini Bali akan semakin terkenal dengan wisata dan budayanya yang lengkap.
