Salah seorang kepala sekolah SMA swasta, Minggu mengatakan, akibat penambahan ruang kelas di SMA dan SMK Negeri, pihaknya hanya mendapatkan puluhan murid untuk tahun ajaran baru ini.
"Seluruh SMA swasta paling banyak mendapatkan murid hanya 30 orang, padahal tahun ajaran sebelumnya bisa sampai ratusan orang," kata kepala sekolah yang minta namanya tidak disebutkan ini.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga, Pariwisata Dan Budaya (Dikporaparbud) Jembrana, I Nengah Alit yang dikonfirmasi membenarkan adanya penambahan ruang kelas di SMA dan SMK negeri ini.
Namun ia membantah, jika penambahan ruang kelas tersebut merupakan instruksi dari dinas yang dipimpinnya.
Menurut Alit, pihaknya sudah menerapkan syarat-syarat tertentu bagi sekolah negeri yang hendak menambah ruang kelas.(GBI/IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.