Klungkung (Antaranews Bali) - Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali menjaga keindahan wilayahnya dengan gotong-royong, termasuk melibatkan pihak swasta.
Seperti yang dilakukan oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta beserta jajarannya di objek wisata Goa Jepang di Jalan Raya Banjarangkan yang berbatasan dengan Kabupaten Gianyar, Jumat.
"Kegiatan gotong-royong seperti ini rutin kami lakukan, untuk menjaga Klungkung sebagai wilayah yang sejuk, nyaman, bersih, dan indah. Karena kondisi yang sejuk, nyaman, bersih, dan indah adalah kebutuhan setiap manusia," kata Suwirta.
Meskipun kegiatan kali ini dilakukan bertepatan dengan kegiatan IMF, ia mengatakan, hal tersebut tidak disengaja karena gotong-royong dengan melibatkan perusahaan-perusahaan terdekat sudah rutin dilakukan.
Selain gotong-royong, ia mengungkapkan, mulai Januari 2019, peraturan daerah yang mengatur tentang kawasan tanpa rokok, ketertiban umum, dan penanganan sampah akan dilaksanakan sebaik-baiknya.
Kepada perusahaan, terutama yang menghasilkan sampah plastik, ia mengingatkan untuk ikut menjaga kebersihan dengan melakukan pengelolaan sampah yang baik.
"Saya sudah perintahkan dinas terkait untuk mengoordinir kebersihan di masing-masing kecamatan, khususnya di jalan protokol. Dengan kota yang bersih, orang yang masuk ke sini akan merasa nyaman," katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung Kirana mengatakan gotong-royong kali ini mengambil lokasi enam titik, antara lain perbatasan dengan Kabupaten Gianyar sampai dengan perempatan Lepang (Baypass Ida Bagus Mantra), perempatan Lepang sampai dengan perempatan Klotok, perempatan Klotok sampai perempatan Jumpai, perempatan Jumpai sampai Jembatan Tukad Unda (Baypass Ida Bagus Mantra).
Dari Jembatan Tukad Unda dilanjutkan sampai perempatan Ida I Dewa Agung Istri Kania (Baypass Ida Bagus Mantra), Patung Gajah (Tukad Bubuh) sampai dengan perbatasan Kabupaten Gianyar (Tukad Melangit). (WDY).
